Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Katanya untuk Program Swasembada Pangan, Tanah Bumbu Usulkan Cetak Sawah 2.280 Hektare

Zulqarnain Radar Banjarmasin • 2024-11-06 09:47:38
DI SAWAH: Petani di Tanah Bumbu sedang bekerja di lokasi persawahan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Bumbu, lebih dari 30 persen wilayahnya digunakan untuk lahan pertanian.
DI SAWAH: Petani di Tanah Bumbu sedang bekerja di lokasi persawahan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Bumbu, lebih dari 30 persen wilayahnya digunakan untuk lahan pertanian.

 

 

Pemkab  Tanah Bumbu mengusulkan perluasan lahan sawah seluas 2.280 hektare sebagai bagian dari program cetak sawah rakyat 2025 yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI.

Dukungan ini ditegaskan dengan kehadiran Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar dalam Rapat Koordinasi kunjungan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, di Grand Qin Hotel, Banjarbaru, Senin (4/11/2024) tadi.

Bupati Zairullah menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung swasembada pangan nasional. “Kami di Tanah Bumbu sangat mendukung program Kementerian Pertanian ini,” ujarnya, dikutip (5/11/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Zairullah juga menandatangani komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kementerian Pertanian RI, disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu Hairuddin mengatakan target cetak sawah di Kalimantan Selatan mencakup lahan hingga 500.000 hektare.

“Di Tanah Bumbu, kita terus berupaya memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi padi, pembangunan infrastruktur, serta penyediaan sarana prasarana dan irigasi yang didukung APBD dan APBN,” ucapnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanah Bumbu, lebih dari 30 persen wilayah Tanah Bumbu digunakan untuk lahan pertanian. Lebih dari 40 persen penduduknya bergantung pada sektor ini.

Tanaman padi dan palawija menjadi komoditas utama yang mendukung ketahanan pangan daerah. Pada tahun 2020, produksi padi di Tanah Bumbu, baik dari sawah maupun ladang, mencapai 57.145 ton Gabah Kering Giling (GKG).

Lebih lanjut, Hairuddin menambahkan bahwa pemerintah daerah juga mendorong regenerasi petani dan minat generasi muda di sektor pertanian, serta telah menetapkan Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk mengendalikan alih fungsi lahan pangan.

 

Editor : Indra Zakaria