Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pengembangan Usaha Alternatif Masyarakat Miskin Pedesaan, Dilatih Pembuatan Kain Ecoprint

Indra Zakaria • 2024-11-26 08:52:10

MENUNJANG PEREKONOMIAN: Pelatihan pembuatan kain di Kantor Persemaian Tahura Lati Petangis diikuti 60 peserta dari tiga desa di Kecamatan Batu Engau, Paser.
MENUNJANG PEREKONOMIAN: Pelatihan pembuatan kain di Kantor Persemaian Tahura Lati Petangis diikuti 60 peserta dari tiga desa di Kecamatan Batu Engau, Paser.


PASER–Sebanyak 60 peserta dari tiga desa di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, mengikuti pelatihan pembuatan kain ecoprint yang diselenggarakan di Kantor Persemaian Tahura Lati Petangis, Kamis (21/11).

Kegiatan itu bertujuan memberikan keterampilan baru kepada masyarakat miskin pedesaan, terutama ibu rumah tangga, sebagai usaha alternatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Pelatihan itu merupakan hasil kolaborasi pertama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur (DPMPD Kaltim) dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, diwakili bidang pengelolaan taman hutan rakyat.

Para peserta pelatihan dilatih cara pembuatan kain ecoprint, sebuah teknik pewarnaan kain yang menggunakan bahan alami seperti daun, bunga, dan batang tanaman. Kain yang dihasilkan melalui proses itu tidak hanya ramah lingkungan, juga bebas dari bahan kimia berbahaya.

Mewakili DPMPD Kaltm, Muryanto menegaskan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, khususnya yang berada dalam kategori miskin.

Dia menyampaikan bahwa kain ecoprint memiliki potensi sebagai produk usaha yang bernilai tinggi, serta memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan.

"Pelatihan bertujuan memberikan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan peserta sebagai usaha berbasis ekonomi kreatif, memanfaatkan kekayaan alam sekitar untuk menciptakan produk yang bernilai," sambungnya.

Dengan keterampilan pembuatan kain ecoprint, peserta dapat membuka peluang pasar baru baik di tingkat lokal maupun lebih luas, serta menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat desa untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. (*/dpmpd/dra)

Editor : Indra Zakaria
#Diskominfo Kaltim