Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Misi Sejarah Pesut Etam: Pantang Tergelincir di Enam Laga Penentuan

R
Rivaldo Pakpahan menganggap semua partai sisa Borneo FC adalah final guna menjaga asa menjadi juara.
Rivaldo Pakpahan menganggap semua partai sisa Borneo FC adalah final guna menjaga asa menjadi juara.

Advertisement

 

PROKAL.CO- Langkah Borneo FC Samarinda menuju tangga juara kian mendekati titik krusial di penghujung musim Super League 2026. Dengan selisih poin yang hanya terpaut tipis dua angka dari Persib Bandung di puncak klasemen, skuad Pesut Etam kini memikul beban sekaligus harapan besar untuk mencetak sejarah baru bagi sepak bola Kalimantan Timur. Situasi ini menuntut konsentrasi tingkat tinggi karena satu kesalahan kecil saja dalam enam pertandingan tersisa bisa menjadi batu sandungan yang mengubur mimpi juara mereka, terutama mengingat sang rival utama juga terus tampil konsisten memburu kemenangan.

Menyikapi tekanan yang semakin memuncak, gelandang bertahan andalan Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, menegaskan bahwa seluruh penggawa tim telah sepakat untuk tidak memandang remeh siapapun lawan yang akan dihadapi. Bagi mereka, label "partai final" kini melekat pada setiap sisa laga musim ini tanpa terkecuali. Kerja keras dan mentalitas petarung menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi jika ingin menjaga asa juara tetap hidup hingga pekan terakhir.

Advertisement

Ujian terdekat Borneo FC adalah menghadapi Semen Padang, tim yang meski saat ini berada di zona merah, tetap diwaspadai sebagai ancaman potensial yang bisa mengejutkan. Rivaldo menekankan bahwa menganggap enteng lawan yang sedang berjuang di papan bawah adalah kesalahan fatal dalam persaingan ketat menuju gelar. Pemain Timnas Indonesia U-20 ini percaya bahwa kunci kemenangan terletak pada kerja keras kolektif dan komitmen untuk bermain habis-habisan di lapangan, terlepas dari posisi klasemen sang calon lawan.

Saat ini, fokus utama tim diarahkan pada penguatan tiga pilar penting: mental, fisik, dan pola pikir. Rivaldo menjelaskan bahwa persiapan yang matang di sisi psikologis sangat krusial agar para pemain tidak terbebani oleh ekspektasi publik maupun hasil pertandingan tim lain. Strategi "fokus pada diri sendiri" menjadi pilihan bijak bagi Pesut Etam agar mereka bisa menentukan takdirnya sendiri tanpa perlu bergantung pada terpelesetnya rival. Dengan menjaga konsentrasi penuh dan memaksimalkan setiap peluang yang dimiliki, Borneo FC optimis rezeki juara akan berpihak pada mereka di musim yang penuh drama ini. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkot Apresiasi Kemenangan Borneo FC, AFC Challenge League Jadi Ajang Memperkenalkan Samarinda

Pemkot Apresiasi Kemenangan Borneo FC, AFC Challenge League Jadi Ajang Memperkenalkan Samarinda

Pemkot Apresiasi Kemenangan Borneo FC, AFC Challenge League Jadi Ajang Memperkenalkan Samarinda SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samari

Kontras Musim Ini: Borneo FC Tertahan di Peringkat 11 Usai Ditekuk Java United

Kontras Musim Ini: Borneo FC Tertahan di Peringkat 11 Usai Ditekuk Java United

Moussa Diarra tak mampu menjebol gawang Java United saat diberi kepercayaan menjadi striker utama.

Rahmat Arjuna dan Rifad Marasabessy Akhirnya Berdamai Usai Kena Kartu Merah

Rahmat Arjuna dan Rifad Marasabessy Akhirnya Berdamai Usai Kena Kartu Merah

Rahmat Arjuna dan Rifad Marasabessy Akhirnya Berdamai Usai Kena Kartu Merah SAMARINDA – Ketegangan yang sempat meluap dalam laga sengit anta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer