Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjemput Keajaiban Juara, Pusamania Diimbau Tak Nyalakan Flare dan Petasan di Laga Pamungkas

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Suporter Borneo FC.
Suporter Borneo FC.

Advertisement

PROKAL.CO- Ketegangan dan doa dipastikan bakal menyelimuti Stadion Segiri Samarinda saat Borneo FC melakoni partai pamungkas musim ini pada Sabtu (23/5/2026) mendatang. Meski peluang untuk merengkuh trofi juara terbilang menipis, asa untuk mencetak sejarah baru tetap menyala di dada para pendukung setia Pesut Etam. Skenario juara yang mulanya enggan bergantung pada tim lain, kini terpaksa menuntut Borneo FC berharap pada keajaiban, di mana mereka wajib menumbangkan Malut United sembari berdoa agar Persijap Jepara mampu menjegal Persib Bandung di kandangnya.

Ketua Pusamania, Lasihadu, mengungkapkan bahwa seluruh elemen suporter kini hanya bisa berserah sambil terus memberikan dukungan moral terbesar di sisa kompetisi. “Sekarang kami hanya berdoa, semoga ada keajaiban walaupun peluang untuk juara sangat tipis. Tapi tak ada yang tak mungkin dalam sepak bola,” ujar pria yang akrab disapa Adhu tersebut. Ia pun mengajak seluruh pencinta Borneo FC untuk memadati stadion dan mengapresiasi capaian luar biasa tim musim ini, sembari menyerukan gerakan untuk "mengorenkan" Tribun Timur pada laga penutup tersebut.

Guna menyemarakkan atmosfer pertandingan, Pusamania dipastikan tengah menyiapkan koreografi kreatif di dalam stadion yang masih dirahasiakan detailnya. Kendati antusiasme diprediksi bakal memuncak, Adhu memberikan pesan mendalam agar para suporter dan penonton tetap menjaga kedewasaan dengan mematuhi seluruh regulasi yang ditetapkan oleh operator kompetisi. Dirinya mengimbau dengan sangat agar tidak ada oknum yang menyalakan flare maupun petasan, baik sebelum, selama, maupun setelah peluit panjang dibunyikan.

Advertisement

Imbauan tegas ini dikeluarkan berkaca dari tren negatif di pekan ke-33 sebelumnya, di mana sejumlah suporter tim lain merayakan laga kandang terakhir dengan pesta flare hingga aksi turun ke lapangan yang merusak ketertiban. Adhu berharap kultur santun dan tertib yang selama ini melekat pada suporter Samarinda tetap terjaga demi merawat fasilitas Stadion Segiri. “Jadi meski pertandingan terakhir, saya meminta kepada teman-teman untuk tidak menyalakan flare, petasan dan yang lebih penting tak turun ke lapangan. Kita tak boleh mencontoh suporter lain yang melakukan hal tersebut,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Amunisi Baru Pesut Etam! Borneo FC Resmi Pinjam Van Basty Sousa dari Persija

Amunisi Baru Pesut Etam! Borneo FC Resmi Pinjam Van Basty Sousa dari Persija

Amunisi Baru Pesut Etam! Borneo FC Resmi Pinjam Van Basty Sousa dari Persija SAMARINDA — Borneo FC Samarinda resmi menambah kekuatan lini te

Fokus Hadapi Empat Kompetisi, Borneo FC Mulai Latihan 20 Juli Sambil Rahasiakan Pemain Baru

Fokus Hadapi Empat Kompetisi, Borneo FC Mulai Latihan 20 Juli Sambil Rahasiakan Pemain Baru

Fokus Hadapi Empat Kompetisi, Borneo FC Mulai Latihan 20 Juli Sambil Rahasiakan Pemain Baru SAMARINDA — Borneo FC Samarinda mulai menyusun langkah strategis untuk menatap musim 2026/2027 yang dipredi

Tak Ingin Jadi Tim Musafir, Suporter Borneo FC Harap Stadion Segiri Penuhi Standar AFC Jelang Shopee Cup 2026/27

Tak Ingin Jadi Tim Musafir, Suporter Borneo FC Harap Stadion Segiri Penuhi Standar AFC Jelang Shopee Cup 2026/27

Tak Ingin Jadi Tim Musafir, Pusamania Harap Stadion Segiri Penuhi Standar AFC Jelang Shopee Cup 2026/27 PROKAL.CO, SAMARINDA – Suporter Borneo FC Samarinda, Pusamania mengharapkan Stadion Segiri dapa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer