Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Aksi Tendangan "Kungfu" Berujung Sanksi Seumur Hidup: Karier Kiper PSIR Rembang Berakhir

Redaksi Prokal • 2026-01-25 06:00:00
BERBAHAYA : Momen tendangan keras kiper PSIR Rembang ke pemain Persikaba Blora yang berujung sanksi seumur hidup.
BERBAHAYA : Momen tendangan keras kiper PSIR Rembang ke pemain Persikaba Blora yang berujung sanksi seumur hidup.

 

REMBANG – Karier sepak bola kiper PSIR Rembang resmi berakhir secara tragis. Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah menjatuhkan sanksi terberat berupa larangan beraktivitas di dunia sepak bola seumur hidup. Keputusan tegas ini diambil menyusul aksi kekerasan brutal yang dilakukan sang kiper dalam laga Liga 4 Jawa Tengah melawan Persikaba Blora pada Kamis (22/1/2026).

Insiden yang memicu kemarahan publik tersebut terjadi di Stadion Krida Rembang. Dalam rekaman pertandingan yang beredar, penjaga gawang PSIR terlihat mengangkat kaki terlalu tinggi dan mendaratkan tendangan keras bergaya "kungfu" tepat ke arah dada pemain lawan hingga tersungkur. Tindakan ini dinilai bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan nyawa atlet di lapangan.

Ketua Komdis PSSI Jawa Tengah, Samuel Evan Haryono, menegaskan bahwa perbuatan tersebut dikategorikan sebagai violent conduct atau perilaku kekerasan yang sangat serius. Berdasarkan hasil sidang Komdis, kiper tersebut tidak hanya dilarang terlibat dalam seluruh aktivitas sepak bola di bawah naungan PSSI selamanya, tetapi juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp5 juta.

Langkah ekstrem ini diambil sebagai pesan kuat dari federasi untuk menjaga nilai sportivitas. Samuel menyatakan bahwa sanksi berat ini bertujuan agar kejadian serupa tidak pernah terulang kembali dan menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaku sepak bola di Indonesia bahwa keselamatan pemain adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Selain hukuman bagi sang pemain, Komdis PSSI Jateng juga menyoroti kinerja perangkat pertandingan. Wasit yang memimpin laga tersebut dinilai gagal bersikap tegas dalam mengendalikan tensi permainan. Sebagai konsekuensinya, wasit yang bersangkutan dijatuhi sanksi larangan memimpin pertandingan di bawah naungan PSSI selama satu tahun penuh. (*)

Editor : Indra Zakaria