Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Drama Gol Mihailo Perovic Dianulir, Persebaya Surabaya Ditahan Imbang Dewa United di GBT

Redaksi Prokal • 2026-02-02 09:17:32
Gol striker Persebaya Surabaya Mihailo Perovic ke gawang Dewa United dianulir. (Persebaya)
Gol striker Persebaya Surabaya Mihailo Perovic ke gawang Dewa United dianulir. (Persebaya)

 

SURABAYA — Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi drama tingkat tinggi saat Persebaya Surabaya harus puas berbagi satu poin dengan Dewa United dalam laga pekan ke-19 Super League 2025/2026, Minggu, 1 Februari 2026. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 ini diwarnai keputusan wasit yang kontroversial pada menit-menit akhir, memupus kemenangan tuan rumah yang sudah di depan mata.

Tampil di hadapan ribuan Bonek, Persebaya Surabaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan demi tekanan dilancarkan melalui sektor sayap, meski Dewa United juga berani meladeni dengan skema serangan balik cepat. Kebuntuan pecah pada menit ke-22 ketika Francisco Israel Rivera Davalos berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini tercipta melalui kerja sama apik dengan Arief Catur Pamungkas yang memberikan umpan kunci di dalam kotak penalti.

Sayangnya, keunggulan 1-0 milik Green Force tidak bertahan lama. Dewa United memberikan respons cepat tujuh menit berselang melalui Muhammad Kafiatur Rizky. Memanfaatkan assist dari Theo Fillo, Kafiatur melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan jala gawang Persebaya. Tensi pertandingan semakin memanas hingga puncaknya pada menit ke-37, bek Dewa United, Nick Kuipers, harus keluar lapangan lebih awal setelah diganjar kartu merah langsung oleh wasit akibat pelanggaran berbahaya.

Memasuki babak kedua, Persebaya yang unggul jumlah pemain melakukan penyegaran dengan memasukkan Pedro Ricardo dan Rachmat Irianto untuk menambah daya gedor. Serangan bertubi-tubi dilancarkan, termasuk peluang emas dari Gali Freitas pada menit ke-49 yang masih mampu ditepis kiper lawan. Meski Dewa United bermain lebih rapat dan bertahan total, Persebaya terus mengepung pertahanan tim tamu melalui aksi Malik Risaldi dan Arief Catur, namun penyelesaian akhir yang kurang akurat menjadi kendala utama.

Puncak drama terjadi pada menit ke-88 saat Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh menyambut gol Mihailo Perovic yang memanfaatkan umpan Risto Mitrevski. Namun, sukacita tuan rumah seketika berubah menjadi kekecewaan besar setelah wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut. Keputusan ini memicu protes keras dari para pemain dan ofisial Persebaya di pinggir lapangan. Hingga tambahan waktu lima menit berakhir, skor imbang 1-1 tetap tidak berubah, memaksa Persebaya Surabaya merelakan poin penuh hilang di kandang sendiri. (*)

Editor : Indra Zakaria