Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gali Freitas Jadi Pahlawan di GBT, Persebaya Surabaya Panaskan Persaingan Lima Besar Super League

Redaksi Prokal • 2026-02-26 09:00:00

Selebrasi Paulo Gali Freitas usai mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya)
Selebrasi Paulo Gali Freitas usai mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya)

 

SURABAYA- Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) membara pada Rabu (25/2/2026) malam saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/2026. Dalam duel sarat gengsi yang berlangsung ketat sejak peluit pertama, tim berjuluk Green Force ini sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0. Hasil krusial ini tidak hanya mengamankan tiga poin di kandang, tetapi juga mengubah peta persaingan papan atas klasemen sementara secara signifikan.

Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi di mana Persebaya tampil agresif menekan lini pertahanan Juku Eja. Francisco Rivera bahkan sudah harus menerima kartu kuning di menit ke-12 akibat duel keras di lini tengah, menunjukkan betapa besarnya ambisi kedua tim untuk menang. Meski PSM sempat mengancam melalui sepakan Gledson Paixao, kesigapan Ernando Ari di bawah mistar gawang berhasil menjaga gawang tuan rumah tetap perawan.

Momen penentu kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-26. Paulo Gali Freitas melepaskan tembakan terukur yang gagal diantisipasi oleh kiper PSM, M. Reza Arya. Gol tunggal pemain asal Timor Leste tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini. Walaupun PSM mencoba bangkit di babak kedua dengan memasukkan Arfan untuk menambah daya dobrak, disiplin tinggi yang ditunjukkan duet bek Risto Mitrevski dan Leonardo Lelis membuat setiap upaya serangan balik tamu selalu kandas.

Secara taktikal, pelatih Bernardo Tavares berhasil meramu komposisi yang solid. Kehadiran Milos Raickovic dan Sadida Nugraha sebagai penyeimbang di lini tengah memberikan ruang bagi Bruno Moreira dan Alfan Suaib untuk terus mengeksploitasi sisi sayap. Di sisi lain, PSM yang dikawal Dusan Lagator dan Yuran Fernandes harus mengakui keunggulan efektivitas serangan tuan rumah meski telah berjuang hingga menit akhir pertandingan.

Kemenangan ini membawa dampak domino pada klasemen liga. Persebaya kini melesat ke peringkat kelima dengan koleksi 38 poin, menempel ketat Malut United yang berada di posisi keempat dengan 41 poin. Hasil ini sekaligus menggusur Bhayangkara FC ke peringkat ketujuh, sementara Persita Tangerang membayangi di posisi keenam. Di puncak klasemen, persaingan masih didominasi oleh Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama mengemas 50 poin.

Bagi pendukung setia Green Force, kemenangan atas PSM Makassar ini menjadi sinyal kuat bahwa mentalitas juara tim mulai kembali terbentuk. Dengan selisih gol +11 dan tren positif yang sedang terjaga, Persebaya Surabaya mengirim pesan tegas kepada para pesaingnya bahwa mereka siap bertarung habis-habisan untuk menembus zona empat besar di sisa musim Super League kali ini.(*)

Klasemen
Klasemen

Editor : Indra Zakaria