Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mourinho Semprot Lamine Yamal! Sebut Tak Punya Respek: Messi Saja Tidak Begitu!

R
Jose Mourinho
Jose Mourinho

Advertisement

 

PROKAL.CO- Jagat sepak bola Eropa mendadak riuh setelah manajer kawakan José Mourinho melontarkan kritik pedas yang menohok bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Pelatih berjuluk The Special One ini menyoroti dugaan sikap tidak hormat pemain remaja tersebut terhadap pelatihnya, Hansi Flick, dalam sebuah insiden yang memancing reaksi keras dari sang maestro taktik asal Portugal tersebut.

Advertisement

Bagi Mourinho, usia muda bukanlah alasan untuk menunjukkan arogansi di hadapan publik, terutama kepada seorang pelatih kepala. Ia menilai fenomena Lamine Yamal saat ini adalah dampak dari sorotan media yang terlalu berlebihan terhadap pemain yang baru mekar, sehingga membuat mereka lupa akan etika dasar di ruang ganti.

“Lamine Yamal masih terlalu muda untuk menunjukkan sikap seperti ini. Saya pernah melatih pemain yang jauh lebih besar dan lebih baik darinya, dan tidak ada satu pun yang pernah tidak menghormati saya di depan umum—itu akan menjadi akhir dari masa mereka di klub,” tegas Mourinho dengan nada dingin.

Mantan pelatih Real Madrid dan Manchester United ini bahkan membandingkan sikap Yamal dengan legenda hidup Lionel Messi. Menurutnya, kesuksesan besar Messi bukan hanya soal bakat, melainkan kedisiplinan dan rasa hormat yang tinggi terhadap otoritas pelatih. Ia mengingatkan bahwa bakat sehebat apa pun akan hancur jika tidak dibarengi dengan kerendahan hati.

Advertisement

“Inilah yang terjadi ketika remaja terlalu dibesar-besarkan dan diberi terlalu banyak perhatian. Jika Lionel Messi berperilaku seperti ini, dia tidak akan berada di posisi sekarang,” tambahnya lagi.

Mourinho juga mengenang kembali ketegasannya saat menangani Paul Pogba di Manchester United sebagai bukti bahwa ia tidak mentoleransi pembangkangan. Ia menekankan bahwa seorang pemain tidak bisa mengharapkan perlindungan dari pelatih jika mereka sendiri tidak mampu menjaga marwah sang manajer di depan umum.

“Ketika Paul Pogba membuat unggahan selama pertandingan, saya mencadangkannya selama beberapa hari. Anda tidak bisa tidak menghormati saya dan mengharapkan perlindungan. Dia masih banyak yang harus dipelajari, dan Hansi Flick telah menangani pemain yang jauh lebih besar darinya,” pungkas Mourinho menutup kritikan tajamnya. Pernyataan ini seolah menjadi pengingat keras bagi talenta-talenta muda dunia bahwa di bawah arahan pelatih berpengalaman, nama besar di punggung jersey tidak pernah lebih tinggi daripada sistem dan kedisiplinan tim. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Yamal Tak Cetak Gol, tetapi Jadi Penentu! Spanyol Singkirkan Prancis

Yamal Tak Cetak Gol, tetapi Jadi Penentu! Spanyol Singkirkan Prancis

Yamal Tak Cetak Gol, tetapi Jadi Penentu! Spanyol Singkirkan Prancis Menuju Final Piala Dunia 2026

Panggung Pembuktian Generasi: Rekor Duel Menangkan Lamine Yamal, Kylian Mbappe Siap Membalas di Semifinal Piala Dunia 2026

Panggung Pembuktian Generasi: Rekor Duel Menangkan Lamine Yamal, Kylian Mbappe Siap Membalas di Semifinal Piala Dunia 2026

Panggung Pembuktian Generasi: Rekor Duel Menangkan Lamine Yamal, Kylian Mbappe Siap Membalas di Semifinal Piala Dunia 2026 ARLINGTON – Babak semifinal Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan bentrokan

Tingkah Menggemaskan Adik Lamine Yamal Kembali Curi Perhatian di Tengah Pesta Kemenangan Spanyol atas Belgia

Tingkah Menggemaskan Adik Lamine Yamal Kembali Curi Perhatian di Tengah Pesta Kemenangan Spanyol atas Belgia

Tingkah Menggemaskan Adik Lamine Yamal Kembali Curi Perhatian di Tengah Pesta Kemenangan Spanyol atas Belgia

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer