Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bosan Jadi Bintang? Kevin De Bruyne Akui Tak Lagi Cintai Sepak Bola Seperti Dulu

I
Kevin De Bruyne
Kevin De Bruyne

Advertisement

 

Dunia sepak bola internasional dikejutkan dengan pengakuan jujur dari maestro lini tengah Manchester City, Kevin De Bruyne, yang mengisyaratkan adanya kejenuhan mendalam terhadap olahraga yang telah membesarkan namanya. Pemain asal Belgia tersebut mengungkapkan bahwa gairahnya terhadap sepak bola mulai memudar seiring dengan bertambahnya usia dan durasi karier profesionalnya yang sangat panjang.

Dalam sebuah sesi bincang media yang emosional, De Bruyne secara terbuka mengakui perubahan perasaan yang ia alami di titik kariernya saat ini. "Saya tidak lagi mencintai sepak bola seperti dulu. Saya kira itu normal setelah 30 tahun, Anda kehilangan minat seperti pada pekerjaan mana pun," ujar De Bruyne dengan nada tenang namun tegas. Pengakuan ini memberikan gambaran nyata tentang sisi manusiawi seorang atlet elite yang juga bisa merasakan kelelahan mental akibat rutinitas pekerjaan yang sama selama tiga dekade.

Advertisement

Pernyataan De Bruyne ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengamat olahraga mengenai beban mental yang dihadapi pemain papan atas. Di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat dan tuntutan performa yang tidak pernah turun, kejujuran De Bruyne dianggap sebagai bentuk keberanian dalam menyuarakan isu kejenuhan atau burnout. Meskipun cintanya terhadap permainan mulai terkikis, kontribusi sang gelandang di lapangan sejauh ini belum menunjukkan penurunan signifikan, yang justru menambah kekaguman publik atas profesionalisme yang tetap ia jaga.

Banyak pihak mulai berspekulasi mengenai langkah De Bruyne selanjutnya setelah pernyataan kontroversial ini mencuat. Dengan kontrak yang terus berjalan di Manchester City, pengakuan bahwa sepak bola kini terasa lebih seperti "pekerjaan rutin" daripada "gairah hidup" bisa menjadi indikasi bahwa sang pemain mulai mempertimbangkan masa pensiun atau mencari tantangan baru di luar kompetisi utama Eropa. Untuk saat ini, para penggemar hanya bisa berharap bahwa sisa waktu De Bruyne di lapangan hijau tetap memberikan sentuhan magis, meski sang pemain sendiri sudah mulai merasakan hambar di dalam hatinya. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menelusuri Jejak Sejarah di Balik Nama 'De' Skuad Belgia yang Tumbang oleh Spanyol

Menelusuri Jejak Sejarah di Balik Nama 'De' Skuad Belgia yang Tumbang oleh Spanyol

Kekalahan menyakitkan Belgia dengan skor 1-2 dari Spanyol di babak perempat final Piala Dunia 2026 menyisakan cerita unik di luar lapangan. Ketika blunder Senne Lammens dan tangisan Thibaut Courtois m

Kevin De Bruyne Girang Antonio Conte Angkat Kaki dari Napoli

Kevin De Bruyne Girang Antonio Conte Angkat Kaki dari Napoli

Kevin De Bruyne Girang Antonio Conte Angkat Kaki dari Napoli Hubungan ruang ganti Napoli pasca-era Antonio Conte rupanya menyisakan bara api yang panas. Alih-alih memberikan salam perpisahan yang mani

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer