Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumor Fabregas ke Chelsea Memanas: Presiden Como Beri Lampu Hijau, Cesc Pilih Fokus Cetak Sejarah

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Cesc Fabregas
Cesc Fabregas

Advertisement

COMO– Kursi pelatih Chelsea yang sedang kosong kembali memunculkan nama kejutan. Mantan gelandang legendaris The Blues, Cesc Fabregas, kini santer dikaitkan untuk kembali ke Stamford Bridge guna mengisi posisi yang ditinggalkan Liam Rosenior. Menariknya, Presiden klub Como, Mirwan Suwarso, menyatakan tidak akan menghalangi sang pelatih jika ia memilih untuk pulang ke London.

Krisis di kubu Chelsea memang tengah mencapai puncaknya setelah Todd Boehly memecat Rosenior menyusul lima kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun di Premier League. Di tengah pencarian sosok pemimpin baru, nama Fabregas mencuat berkat performa impresifnya di musim debut melatih bersama Como. Pelatih berusia 38 tahun itu sukses membawa klub asal Italia tersebut bersaing di posisi kelima klasemen Serie A dan berpeluang besar mencetak sejarah lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.

Sikap terbuka ditunjukkan oleh petinggi Como asal Indonesia, Mirwan Suwarso. Ia menegaskan bahwa pihak klub menghargai keinginan pribadi Fabregas jika tawaran dari Chelsea benar-benar datang. "Jika itu membuatnya bahagia, itu adalah keputusannya. Kami tentu ingin dia bertahan selama mungkin, tetapi kami tidak memilikinya. Dia bebas pergi ke Chelsea jika memang menginginkannya," ujar Mirwan.

Advertisement

Meski telah mendapatkan "restu" dari sang presiden, Fabregas sendiri tampaknya enggan terburu-buru mengambil keputusan. Dalam konferensi pers jelang laga melawan Genoa, pria Spanyol itu menegaskan bahwa pikirannya saat ini sepenuhnya tertumpu pada lima laga tersisa bersama Como. Baginya, membicarakan rumor Chelsea di tengah perjuangan Como menembus Eropa adalah hal yang kurang bijak.

"Akan sangat bodoh jika memikirkan hal lain saat ini. Fokus saya hanya pada pertandingan berikutnya melawan Genoa," tegas Fabregas. Ia menambahkan bahwa ambisi membawa Como ke kancah Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah adalah prioritas yang tidak bisa diganggu gugat.

Fabregas memang memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan Chelsea. Selama periode 2014 hingga 2019, ia menjadi nyawa di lini tengah The Blues dan mempersembahkan dua gelar Premier League serta trofi Liga Europa. Meski kini Chelsea ditangani pelatih interim Calum McFarlane untuk laga semifinal Piala FA melawan Leeds United, profil Fabregas dianggap sebagai sosok yang tepat untuk mengembalikan mentalitas pemenang di Stamford Bridge. Namun untuk saat ini, publik London tampaknya masih harus bersabar menunggu keputusan akhir sang maestro di akhir musim nanti. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pembantaian 9-1 Atas Lens: Cesc Fabregas Minta Skuad Como Tetap Merendah

Pembantaian 9-1 Atas Lens: Cesc Fabregas Minta Skuad Como Tetap Merendah

Pembantaian Berjarah 9-1 Atas Lens: Cesc Fabregas Minta Skuad Como Tetap Merendah MILAN — Euforia melingkupi Como 1907 usai mencatatkan keme

Sejarah Emas Como: Cesc Fàbregas Akui Butuh Waktu untuk Percayai Keajaiban Ini

Sejarah Emas Como: Cesc Fàbregas Akui Butuh Waktu untuk Percayai Keajaiban Ini

PROKAL.CO-  Manajer Como, Cesc Fàbregas, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan tidak percayanya dalam konferensi pers terakhir musim ini. Mantan gelandang legendaris Arsenal dan Barcelona tersebut

Beda Nasib: Como 1907 Ukir Sejarah Lolos ke Liga Champions, Klub Emil Audero Resmi Terdegradasi

Beda Nasib: Como 1907 Ukir Sejarah Lolos ke Liga Champions, Klub Emil Audero Resmi Terdegradasi

Malam Dua Nasib: Como 1907 Ukir Sejarah Lolos ke Liga Champions, Klub Emil Audero Resmi Terdegradasi CREMONA – Pekan terakhir Serie A musim ini menyajikan drama luar biasa dengan dua nasib yang bertol

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer