Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kolektivitas Menakutkan Maroko: Singa Atlas Tanpa Bergantung pada Satu Bintang

R
Timnas Maroko
Timnas Maroko

Advertisement

PROKAL.CO- Kekuatan sejati tim nasional Maroko kembali terbukti di panggung Piala Dunia 2026. Alih-alih mengandalkan keajaiban satu individu, skuad berjuluk Singa Atlas ini melangkah jauh berkat keunggulan sistem dan permainan kolektif yang nyaris sempurna. Laga terbaru melawan Kanada menjadi bukti sahih bagaimana dominasi tim mampu melahirkan pahlawan yang berbeda di setiap pertandingan.

Dalam laga tersebut, Ismael Saibari memang tampil memukau, namun sorotan besar juga patut diarahkan kepada Brahim Diaz. Sang dirigen lapangan tengah menjadi otak serangan utama dengan sumbangan dua assist. Hampir setiap ancaman berbahaya yang dibangun Maroko selalu berawal dari kaki pemain Real Madrid ini. Penampilan berkelas ini sekaligus menjadi jawaban telak bagi para kritikus yang sempat meragukan kapasitasnya di level internasional; kualitas Diaz sekali lagi berbicara di atas lapangan hijau.

Jika menilik statistik pertandingan, dominasi Maroko atas Kanada memang sangat mutlak. Mereka mencatatkan 389 umpan akurat, tingkat keberhasilan merebut bola sebesar 75%, 8 kali intersep, dan 51 kali sukses menyapu bola dari area berbahaya. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Maroko tidak hanya piawai menguasai jalannya laga, tetapi juga memiliki benteng pertahanan yang sangat disiplin dan solid. Di lini serang, kreativitas mereka tak terbendung dengan catatan 57 kali penetrasi ke dalam kotak penalti lawan yang terus memberikan tekanan tanpa henti.

Advertisement

Ketajaman taktik ini membuat banyak pemain bersinar secara bergantian. Azzedine Ounahi tampil efisien dengan memborong dua gol, Brahim Diaz mengatur ritme permainan lewat visi bermainnya, sementara Noussair Mazraoui dan Achraf Hakimi menjadi motor penggerak dari sektor sayap yang menentukan tempo permainan.

Kolektivitas inilah yang menjadi alasan mengapa Maroko begitu menakutkan di turnamen ini. Mereka tidak perlu cemas jika salah satu pemain kunci dimatikan lawan, karena sistem matang yang mereka terapkan selalu mampu melahirkan pahlawan baru di setiap laga. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tragis! Visa Baru Disetujui di Hari Kematian, Pesepak Bola Maroko Faten Ben Amar Tewas Tenggelam Saat Berenang ke Spanyol

Tragis! Visa Baru Disetujui di Hari Kematian, Pesepak Bola Maroko Faten Ben Amar Tewas Tenggelam Saat Berenang ke Spanyol

Tragis! Visa Baru Disetujui di Hari Kematian, Pesepak Bola Maroko Faten Ben Amar Tewas Tenggelam Saat Berenang ke Spanyol MAROKO — Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola Maroko. Impian besar seora

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko CEUTA — Krisis kemanusiaan hebat melanda Ceuta, wilayah kantong Spanyol yang terletak di pantai utar

Sisi Lain Renato Veiga: Bek Serbabisa Portugal, Mahir Berbahasa Arab, dan Kisah Spiritual dari Maroko

Sisi Lain Renato Veiga: Bek Serbabisa Portugal, Mahir Berbahasa Arab, dan Kisah Spiritual dari Maroko

Sisi Lain Renato Veiga: Bek Serbabisa Portugal, Mahir Berbahasa Arab, dan Kisah Spiritual dari Maroko Nama bek muda tim nasional Portugal, Renato Veiga, tengah menjadi buah bibir di panggung Piala Du

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer