Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Isak Tangis Pelatih Paraguay Usai Ditundukkan Prancis: Bawa Kisah Pilu dan Perjuangan Hidup Skuadnya di Piala Dunia

I
Matías Galarza (kanan), salah satu pemain yang paling banyak disorot saat Paraguay melawan Prancis.
Matías Galarza (kanan), salah satu pemain yang paling banyak disorot saat Paraguay melawan Prancis.

Advertisement

PROKAL.CO- Kekalahan tipis 0–1 dari Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam bagi pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro. Namun, di balik taktik keras dan kontroversial yang banyak dikritik, Alfaro mengungkapkan sisi kemanusiaan yang emosional mengenai latar belakang para pemainnya yang harus berjuang melawan takdir hidup yang kelam sebelum bisa menginjakkan kaki di panggung tertinggi sepak bola.

Dalam konferensi pers pascalaga, Alfaro dengan suara bergetar membeberkan jurang pemisah yang masif antara kemewahan skuad Prancis dan realitas hidup para pemainnya. Bagi Alfaro, anak-anak asuhnya telah memenangkan pertempuran yang jauh lebih besar dalam hidup mereka daripada sekadar pertandingan 90 menit.

"Saya bilang kepada para pemain: 'Kita akan menghadapi pemain-pemain yang berebut Bola Emas, berebut sejarah top skorer Piala Dunia'," ujar Gustavo Alfaro mengenang instruksinya sebelum laga dimulai. "Kita punya anak-anak yang tak pernah mengenal ayah mereka. Yang mengalami drama-drama berat dalam hidup. Tapi meski begitu, kita terbukti bisa mengimbangi mereka."

Advertisement

Pelatih berusia 63 tahun itu kemudian menceritakan kisah-kisah memilukan dari beberapa pemainnya yang berhasil menembus keterbatasan. Ia menyebut nama gelandang muda Matias Galarza dan sang penjaga gawang, Orlando Gill, sebagai simbol dari keteguhan mental bangsa Paraguay.

"Dulu, Galarza bahkan tidak bisa mendapatkan kesempatan bermain di River Plate, tapi sekarang dia bisa berdiri tegak bermain melawan raksasa seperti Jerman dan Prancis. Dengan mental seperti itu, dia bisa bermain di klub mana pun di dunia. Lalu lihat Gill, dia harus menjual pakaian-pakaiannya demi mendapatkan uang untuk menyelamatkan nyawa putrinya. Klub mana di dunia ini yang tidak ingin memiliki kiper dengan hati dan dedikasi sebesar dia?" ungkap Alfaro emosional.

Bagi Alfaro, partisipasi Paraguay di Piala Dunia kali ini bukan sekadar urusan taktik di atas lapangan hijau, melainkan sebuah misi besar untuk membawa perubahan sosial dan mengangkat harkat martabat negaranya lewat sepak bola.

Advertisement

"Saya ingin mencoba sebuah revolusi di Paraguay. Kita bisa melakukannya lewat Piala Dunia ini. Saya ingin melangkah lebih jauh, itu adalah sesuatu yang saya rasakan secara batin. Makanya, malam ini saya mati dengan rasa sakit yang luar biasa ini," pungkasnya meratapi kegagalan timnya melangkah ke perempat final. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Permainan Kotor Paraguay Dilawan dengan Main Cantik Prancis, Pemain Paraguay Tambah Emosi

Permainan Kotor Paraguay Dilawan dengan Main Cantik Prancis, Pemain Paraguay Tambah Emosi

Langkah Prancis menuju perempat final Piala Dunia 2026 harus ditebus dengan perjuangan ekstra melelahkan. Les Bleus sukses membungkam Paraguay dengan skor tipis 1–0 berkat penalti Kylian Mbappe di bab

Der Panzer Runtuh di Houston! Orlando Gill Jadi Pahlawan, Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Drama Adu Penalti

Der Panzer Runtuh di Houston! Orlando Gill Jadi Pahlawan, Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Drama Adu Penalti

Pemain Paraguay merayakan kemenangan dramatis atas Jerman melalui adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)

Jerman vs Paraguay: Menguji Ketajaman Der Panzer Jerman Kontra Tembok Kokoh 

Jerman vs Paraguay: Menguji Ketajaman Der Panzer Jerman Kontra Tembok Kokoh 

Florian Wirtz dan kawan-kawan, lebih diunggulkan untuk terus berada di perhelatan Piala Dunia 2026 saat menghadapi Paraguay di babak 32 besar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer