Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inggris Depak Meksiko 3-2, Pelukan Heboh Peter Crouch Curi Perhatian

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Pelukan emosional Peter Crouch kepada Harry Kane. (FIFA)
Pelukan emosional Peter Crouch kepada Harry Kane. (FIFA)

Advertisement

PROKAL.CO- Kelolosan dramatis tim nasional Inggris ke babak perempat final Piala Dunia 2026 menyisakan banyak kisah menarik di luar lapangan. Di samping perjuangan heroik The Three Lions membungkam Meksiko 3-2 di bawah atmosfer magis Stadion Azteca, sorotan publik justru tertuju pada momen emosional nan menggelitik yang melibatkan mantan striker jangkung Inggris, Peter Crouch, dengan sang kapten Harry Kane.

Begitu wasit meniup peluit panjang penanda berakhirnya laga, pesta pora skuad Inggris langsung pecah di hadapan ribuan pendukungnya. Di tengah euforia tersebut, Peter Crouch yang bertugas di tepi lapangan tidak mampu membendung naluri suporternya. Mantan penyerang Tottenham Hotspur itu langsung berlari menghampiri Harry Kane, memeluknya dengan penuh semangat, sambil melompat kegirangan.

Dalam potongan video yang viral di media sosial, Crouch yang memiliki postur menjulang bahkan terdengar meneriakkan ungkapan cinta dan rasa bangganya yang menggebu-gebu kepada Kane. Ekspresi spontan nan jenaka dari Crouch ini langsung panen pujian dari para suporter, yang menilai bahwa reaksi tersebut mewakili luapan emosi jutaan warga Inggris setelah menyaksikan laga yang menguras jantung.

Advertisement

Kemenangan Inggris di tanah Meksiko memang diraih lewat jalan terjal. Anak asuh Thomas Tuchel sejatinya langsung tancap gas sejak sepak mula. Hasilnya, gelandang muda Jude Bellingham sukses mengacak-acak pertahanan tuan rumah dan memborong dua gol cepat pada paruh pertama berkat penyelesaian akhir yang klinis. Namun, Meksiko yang tampil di hadapan publik sendiri menolak mengibarkan bendera putih. Julian Quinones berhasil memperkecil ketertinggalan tepat sebelum turun minum, membuat intensitas pertandingan kembali memanas.

Memasuki babak kedua, petaka menghampiri Inggris setelah bek muda Jarrell Quansah diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-54. Bermain dengan 10 orang membuat Inggris terus digempur oleh gelombang serangan El Tri. Beruntung, kematangan mental berbicara; Inggris justru berhasil memperlebar jarak setelah Harry Kane dengan dingin mengeksusi hadiah penalti.

Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2, juga melalui titik putih lewat kaki Raul Jimenez. Namun, lini pertahanan Inggris tampil bak tembok kokoh untuk mempertahankan keunggulan hingga laga usai. Pesta kelolosan ini ditutup dengan pemandangan emosional di tribun stadion. Para pemain Inggris dan ribuan suporter kompak menggaungkan lagu legendaris "Wonderwall" milik Oasis secara serentak. Begitu larutnya dalam perayaan dan bernyanyi bersama fans, Harry Kane bahkan dikabarkan sampai kehilangan suaranya pasca-pertandingan.

Advertisement

"Kami kalah secara terhormat. Inggris menunjukkan mengapa mereka adalah tim besar saat bermain dengan sepuluh orang," ujar gelandang Meksiko, Erik Lira, memberikan rasa hormatnya kepada sang lawan. Kini, langkah kaki Inggris di Piala Dunia 2026 akan semakin berat. Di babak perempat final, Thomas Tuchel sudah ditunggu oleh Norwegia—tim kejutan yang secara tak terduga berhasil mendepak raksasa Amerika Latin, Brasil.

Laga delapan besar nanti diprediksi akan menjadi ujian berat bagi lini belakang Inggris, mengingat Norwegia memiliki Erling Haaland yang saat ini berstatus sebagai top skor sementara turnamen dan sedang berada dalam performa paling menakutkan. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Raja Baru Sepak Bola Dunia: Harry Kane Resmi Sabet Ballon d'Or 2026!

Raja Baru Sepak Bola Dunia: Harry Kane Resmi Sabet Ballon d'Or 2026!

Kapten timnas Inggris yang juga striker Bayern Munchen Harry Kane dan Alexia Putellas, pemain Barcelona dan timnas Spanyol Putri, saat mener

Borong Dua Gol Penentu, Harry Kane Sebut Mentalitas Pantang Menyerah Kunci Inggris Singkirkan RD Kongo

Borong Dua Gol Penentu, Harry Kane Sebut Mentalitas Pantang Menyerah Kunci Inggris Singkirkan RD Kongo

Borong Dua Gol Penentu, Harry Kane Sebut Mentalitas Pantang Menyerah Kunci Inggris Singkirkan RD Kongo

Dihentikan Harry Kane, Pelatih RD Kongo Sebut Timnya Kalah Kualitas Individual namun Kaya Pengalaman

Dihentikan Harry Kane, Pelatih RD Kongo Sebut Timnya Kalah Kualitas Individual namun Kaya Pengalaman

Dihentikan Harry Kane, Pelatih RD Kongo Sebut Timnya Kalah Kualitas Individual namun Kaya Pengalaman Perjalanan impresif Republik Demokratik Kongo di ajang Piala Dunia 2026 harus terhenti secara tragi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer