Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Argentina vs Swiss: Magis Lionel Messi Ditantang Tembok Disiplin dan Serangan Balik 

I
Lionel Messi
Lionel Messi

Advertisement

PROKAL.CO-Laga sengit yang mempertemukan sang juara bertahan Argentina melawan tim kejutan Swiss akan tersaji pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan penentu ini dijadwalkan berlangsung di Arrowhead Stadium, Kansas City, pada Minggu pagi 09.00 Wita. Di atas kertas, skuad Albiceleste memang lebih diunggulkan untuk melenggang ke semifinal. Namun, mereka wajib waspada karena harus melewati ujian super berat dari Swiss, tim kuda hitam yang tengah membara setelah berhasil menembus babak delapan besar untuk pertama kalinya dalam 72 tahun terakhir.

Argentina melangkah ke fase ini dengan modal kemenangan yang penuh drama di sepanjang fase gugur. Perjalanan tim asuhan Lionel Scaloni terbukti tidak semulus yang dibayangkan dan mereka masih sangat bergantung pada magis sang kapten, Lionel Messi. Pada babak 16 besar lalu, melalui banyak keputusan kontroversial, Argentina sempat dibuat jantungan setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari Mesir. Beruntung, Messi menunjukkan kelasnya; meski sempat gagal mengeksekusi penalti, ia sukses melepaskan assist untuk gol Cristian Romero, mencetak gol penyeimbang sendiri, hingga membuka jalan bagi Enzo Fernandez untuk mengunci kemenangan dramatis 3-2. Sebelum duel melelahkan itu, Argentina juga dipaksa bermain hingga babak tambahan oleh tim debutan Cape Verde sebelum akhirnya menang tipis dengan skor yang sama.

Granit Xhaka memimpin Swiss menghadapi Argentina.
Granit Xhaka memimpin Swiss menghadapi Argentina.

Advertisement

Kendati selalu menyapu bersih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir, keroposnya lini belakang Argentina kini mulai menjadi sorotan tajam. Kebobolan lima gol hanya dalam tiga laga terakhir membuat Scaloni harus memutar otak dan kemungkinan besar akan melakukan perombakan di sektor pertahanan. Formasi berlian di lini tengah diprediksi tetap menjadi tumpuan dengan kehadiran Leandro Paredes, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister. Namun, di barisan belakang, bek senior Nicolas Otamendi berpeluang kembali menjadi starter, sementara Facundo Medina berpotensi diplot menggantikan Nicolas Tagliafico di posisi bek kiri demi meredam agresivitas lawan.

Di kubu seberang, Swiss datang dengan organisasi permainan yang sangat rapi dan mental baja di bawah arahan pelatih Murat Yakin. Mereka sukses menyingkirkan Kolombia di babak 16 besar melalui drama adu penalti yang menegangkan setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Keberhasilan Ruben Vargas penentu kemenangan adu penalti tersebut mengantarkan Swiss mengukir sejarah baru dengan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia edisi 1954. Catatan historis ini dipastikan menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi Granit Xhaka dan kawan-kawan untuk menjegal sang juara bertahan.

Kekuatan utama Swiss terletak pada keseimbangan lini tengah yang dikomandoi oleh duet jangkar Granit Xhaka dan Remo Freuler. Untuk meredam kreativitas Argentina, Swiss juga mendapat angin segar dengan pulihnya Ruben Vargas dari cedera ringan sehingga siap kembali mengisi sebelas pemain pertama, meskipun mereka masih harus kehilangan kontribusi penting Johan Manzambi yang absen. Menghadapi tembok kokoh dan kedisiplinan tinggi Swiss, Argentina dituntut tampil sempurna jika tidak ingin kisah mereka di tanah Amerika Serikat berakhir antiklimaks. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kalah di Final dan Tersandung Skandal, FIFA Resmi Usut Argentina Terkait Banner Falkland dan Kericuhan

Kalah di Final dan Tersandung Skandal, FIFA Resmi Usut Argentina Terkait Banner Falkland dan Kericuhan

Para pemain Argentina dengan banner politik yang mereka bawa saat menang atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia?

Heboh Teori Konspirasi Final Piala Dunia 2026: Argentina 'Dipaksa' Mengalah dari Spanyol demi Mafia? Kekalahan pahit Timnas Argentina atas Spanyol di partai pamungkas Piala Dunia 2026 masih berbuntut

Terungkap Obrolan Adu Argumen Taktis antara Pelatih Argentina dan Pemainnya Sebelum Jinakkan Swiss!

Terungkap Obrolan Adu Argumen Taktis antara Pelatih Argentina dan Pemainnya Sebelum Jinakkan Swiss!

Bocoran Taktik Rahasia Argentina: Terungkap Obrolan Sengit Scaloni dan Paredes Sebelum Jinakkan Swiss!

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer