Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Spanyol Selalu Menang dalam 5 Duel Terakhir, Waktunya Generasi Baru Belgia Bikin Kejutan?

R
Lamine Yamal
Lamine Yamal

Advertisement

PROKAL.CO- Panggung megah perempat final Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel kelas berat antara Spanyol melawan Belgia di Los Angeles Stadium pada Sabtu dini hari pukul 03.00 Wita Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling dinantikan di babak delapan besar karena mempertemukan dua kekuatan sepak bola Eropa dengan pendekatan taktik yang sangat bertolak belakang. La Furia Roja akan menguji ketangguhan organisasi pertahanan mereka yang sejauh ini menjadi yang terbaik di turnamen, sementara Setan Merah datang dengan modal lini serang yang sedang meledak-ledak.

Spanyol melangkah ke perempat final dengan status sebagai tim paling konsisten sekaligus menakutkan di lini belakang. Skuad asuhan Luis de la Fuente tercatat belum pernah kebobolan satu gol pun dalam lima pertandingan yang telah mereka lalui sepanjang turnamen ini. Ketangguhan kiper Unai Simon yang tampil sangat tenang di bawah mistar gawang didukung penuh oleh kokohnya tembok pertahanan yang digalang oleh kombinasi Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella. Kedewasaan bermain Spanyol terbukti saat mereka berhasil meredam agresivitas Portugal dengan kemenangan tipis 1-0 di babak 16 besar berkat gol tunggal Mikel Merino.

Charles De Ketelaere
Charles De Ketelaere

Advertisement

Kekuatan utama Spanyol tidak hanya terletak di sektor belakang, melainkan juga pada kemampuan mereka mendominasi jalannya laga. Duet Rodri dan Pedri di lini tengah menjadi motor penggerak utama yang bertugas mengatur ritme permainan sekaligus memastikan penguasaan bola tetap berada di kaki para pemain Spanyol. Untuk membongkar pertahanan lawan, De la Fuente memiliki banyak opsi dinamis di sektor depan lewat kreativitas Lamine Yamal, kecepatan Nico Williams, serta ketajaman Mikel Oyarzabal dan Dani Olmo. Menghadapi Belgia, Spanyol memburu kemenangan demi menjaga mimpi merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka setelah terakhir kali merasakannya pada edisi 2010 silam.

Di kubu lawan, Belgia datang membawa ancaman nyata lewat kebangkitan lini serang mereka yang mematikan. Sempat tampil kurang meyakinkan di fase grup dengan torehan tiga hasil imbang, tim asuhan Rudi Garcia mengamuk di babak gugur dengan menghancurkan tuan rumah Amerika Serikat lewat skor telak 4-1. Striker gaek Romelu Lukaku tetap menjadi tumpuan utama dengan koleksi tiga golnya, namun perhatian kini juga tertuju pada Charles De Ketelaere yang sedang naik daun usai memborong dua gol ke gawang AS. Kecepatan transisi yang digalang Jeremy Doku dan Leandro Trossard melalui serangan balik cepat dipastikan akan menjadi ujian paling serius bagi lini belakang Spanyol yang belum bernoda.

Secara rekor pertemuan, sejarah memang lebih berpihak kepada Spanyol yang menyapu bersih kemenangan dalam lima duel terakhir kedua tim, termasuk satu-satunya pertemuan mereka di ajang Piala Dunia pada edisi 1990 silam. Kendati demikian, Belgia yang mengandalkan ketangguhan Thibaut Courtois di bawah mistar gawang serta keseimbangan lini tengah yang dipimpin Granit Xhaka versi Belgia, yakni Amadou Onana dan Nicolas Raskin, memiliki kapasitas besar untuk menciptakan kejutan. Laga sarat gengsi ini diprediksi berjalan sangat ketat, di mana pemenang dari duel ini sudah ditunggu oleh Prancis yang telah lebih dulu mengamankan tiket di babak semifinal. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko

Tragedi di Perbatasan Ceuta: 90 Migran Tewas Usai Gelombang Penyeberangan Besar-besaran dari Maroko CEUTA — Krisis kemanusiaan hebat melanda Ceuta, wilayah kantong Spanyol yang terletak di pantai utar

Rivalitas Kawan Lama: Momen Panas Bernardo Silva dan Rodri Warnai Tersingkirnya Portugal

Rivalitas Kawan Lama: Momen Panas Bernardo Silva dan Rodri Warnai Tersingkirnya Portugal

Rivalitas Kawan Lama: Momen Panas Bernardo Silva dan Rodri Warnai Tersingkirnya Portugal Laga klasik babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol tidak hanya menyajikan drama taktik dan

Spanyol vs Portugal: Derby Iberia, Panggung Terakhir CR7 atau Pesta Lamine Yamal?

Spanyol vs Portugal: Derby Iberia, Panggung Terakhir CR7 atau Pesta Lamine Yamal?

Cristiano Ronaldo memimpin Portugal menghadapi Spanyol yang diperkuat Lamine Yamal pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium. (FIFA) Panggung Terakhir CR7 atau Pesta Lamine Yamal? D

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer