SAO PAULO – Mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, akhirnya buka suara terkait keretakan hubungan tridente maut "MNM" (Messi, Neymar, Mbappe) yang sempat digadang-gadang akan menguasai Eropa. Dalam pengakuan terbarunya, Neymar menunjuk sikap egois Kylian Mbappe sebagai akar permasalahan di ruang ganti klub raksasa Prancis tersebut.
Neymar mengungkapkan bahwa dinamika hubungan mereka berubah drastis sejak kedatangan megabintang Argentina, Lionel Messi. Menurutnya, Mbappe merasa dominasinya terancam oleh kehadiran sang pemenang Ballon d'Or delapan kali tersebut.
“Saat Messi datang, dia [Mbappe] mulai merasa cemburu. Dia tidak ingin berbagi saya dengan siapa pun. Di situlah masalah dimulai—perilakunya berubah,” ujar Neymar secara blak-blakan.
Pemain asal Brasil ini juga meragukan masa depan perilaku mantan rekan setimnya itu di klub barunya saat ini. “Saya yakin tidak ada yang bisa mengubahnya, bahkan klubnya yang sekarang sekalipun,” tambahnya dengan nada skeptis.
Lebih lanjut, Neymar menjelaskan alasan mengapa skuat bertabur bintang di PSG gagal mencapai potensi maksimalnya. Ia menggarisbawahi masalah ego yang terlalu besar dan hilangnya semangat kolektif dalam permainan tim.
“Ego, ego, ego. Memiliki ego itu bagus—Anda harus percaya bahwa Anda adalah yang terbaik. Tapi Anda harus mengerti bahwa Anda tidak bermain sendirian. Kami bermain sebagai sebuah tim, tetapi dia hanya menginginkan sepak bola individu, dan itu mengubah segalanya,” jelas Neymar.
Di akhir pernyataannya, Neymar memberikan pembelaan tegas terhadap Messi yang sempat mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari sebagian fans PSG sebelum pindah ke Inter Miami.
“Lionel Messi harus dihormati apa pun yang terjadi, karena dia telah melakukan banyak hal luar biasa di dunia sepak bola,” tegasnya. (*)
Editor : Indra Zakaria