Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Panas! Saling Serang Courtois vs Chilavert: Dari Tuduhan Penghinaan Hingga Ungkit Skandal Rebut Pacar Rekan Setim

Redaksi Prokal • 2026-02-26 14:15:00

 

Jose Luis Chilavert (kiri) dan Thibaut Courtois dan Kevin De Bryune.
Jose Luis Chilavert (kiri) dan Thibaut Courtois dan Kevin De Bryune.

PROKAL.CO- Dunia sepak bola mendadak riuh setelah terjadi adu mulut hebat antara kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, dengan legenda hidup Paraguay, José Luis Chilavert. Semuanya bermula ketika Chilavert, yang dikenal sebagai kiper revolusioner yang sering mencetak gol, melontarkan kritik terhadap Courtois. Chilavert menilai Courtois adalah sosok yang sombong dan hanya menang karena didukung oleh tim yang hebat. Ia sempat menyebut bahwa Courtois bukanlah kiper terbaik dunia karena tidak memiliki pengaruh kepemimpinan sebesar kiper-kiper legendaris lainnya.

Courtois awalnya merespons komentar-komentar Chilavert yang dianggapnya telah melampaui batas profesionalisme. Kiper utama Los Blancos tersebut tidak menyembunyikan kekecewaannya dan menyebut kata-kata Chilavert sebagai sebuah tindakan yang tidak terhormat.

“Komentar-komentar itu (kata-kata Chilavert) sangat memalukan. Pada akhirnya, Anda tidak bisa mengatakan hal-hal seperti itu—itu adalah bentuk penghinaan. Di dalam sepak bola, harus tetap ada rasa hormat,” tegas Courtois dalam sebuah sesi wawancara.

Serangan Balik yang Personal

Alih-alih meredam suasana, Chilavert yang dikenal dengan karakter vokal dan tanpa kompromi, justru melancarkan serangan balik yang jauh lebih menyakitkan. Ia tidak lagi mengomentari performa teknis, melainkan langsung menyerang sisi personal Courtois dengan mengungkit skandal perselingkuhan yang melibatkan rekan setim Courtois di timnas Belgia, Kevin De Bruyne.

“Memalukan, aku? Yang memalukan adalah Courtois mencuri pacar rekan setimnya sendiri, De Bruyne,” cetus Chilavert dengan nada pedas. “Mereka sering bicara tentang nilai-nilai moral, dan hal-hal (pengkhianatan) seperti itu seharusnya tidak pernah terjadi di dalam sebuah tim.”

Komentar Chilavert ini merujuk pada insiden tahun 2013, di mana mantan kekasih De Bruyne, Caroline Lijnen, terlibat hubungan terlarang dengan Courtois saat mereka masih menjadi rekan setim di level internasional. Meski De Bruyne dan Courtois akhirnya sempat berdamai demi kepentingan timnas, Chilavert tampaknya ingin menegaskan bahwa "nilai moral" yang diagungkan Courtois tidak sejalan dengan sejarah masa lalunya.

Hingga saat ini, pihak Courtois belum memberikan tanggapan lanjutan atas serangan balik yang sangat personal tersebut. Namun, perseteruan dua kiper beda generasi ini dipastikan akan menjadi bumbu panas dalam diskusi sepak bola global dalam beberapa hari ke depan. (*)

Editor : Indra Zakaria