Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Richarlison Sang Bintang Brasil Bantah Boikot Piala Dunia 2026

Redaksi Prokal • 2026-03-06 07:00:00

Richarlison
Richarlison

 

SAO PAULO – Bintang Tottenham Hotspur, Richarlison, akhirnya meledak setelah namanya terseret dalam pusaran hoaks politik global yang mengaitkan dirinya dengan konflik di Timur Tengah. Striker berjuluk The Pigeon ini membantah keras klaim yang menyebut dirinya akan melakukan aksi mogok main membela tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026.

Kekacauan ini bermula dari sebuah unggahan viral di platform X yang menampilkan foto Richarlison dengan kutipan hasil rekayasa digital. Dalam gambar yang telah diedit sedemikian rupa tersebut, Richarlison seolah-olah menyatakan tidak akan menginjakkan kaki di lapangan hijau selama konflik masih berlangsung. Narasi palsu ini dengan cepat menyebar, memicu rumor bahwa pemain berusia 28 tahun itu sengaja memboikot turnamen sebagai bentuk protes atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Gerah dengan fitnah yang mencatut namanya, Richarlison langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa berita tersebut sudah keterlaluan dan sama sekali tidak berdasar. Meskipun secara prinsip ia menentang segala bentuk peperangan, Richarlison menegaskan bahwa komitmennya untuk mengenakan seragam kebanggaan Selecao di panggung dunia tidak pernah luntur.

Richarlison juga mengecam oknum-oknum yang sengaja menyebarkan kebohongan tersebut di tengah situasi dunia yang sedang sensitif. Ia menuntut agar para pelaku segera menarik kembali dan menghapus unggahan menyesatkan tersebut. Baginya, menyebarkan disinformasi di tengah ketegangan geopolitik hanya akan memperkeruh suasana, terutama saat persiapan tim nasional sedang berada di puncaknya.

Situasi di Timur Tengah memang sedang memanas setelah serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu pekan lalu. Pemerintah Brasil sendiri termasuk dalam jajaran pihak yang mengutuk serangan tersebut, dengan alasan bahwa tindakan militer hanya akan merusak proses negosiasi yang merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian. Posisi ini sejalan dengan tradisi diplomasi Brasil yang selalu mengedepankan dialog di wilayah konflik.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat memberikan pernyataan kepada Daily Mail bahwa ia memprediksi ketegangan ini akan mereda dalam kurun waktu empat minggu atau kurang. Meski demikian, kekhawatiran publik terhadap nasib Piala Dunia 2026 tetap tinggi. Dengan ajang bergengsi tersebut yang akan dimulai dalam 100 hari kedepan, ancaman Iran untuk menarik diri dari turnamen menjadi awan mendung yang membayangi kemeriahan sepak bola dunia. (jpg/upi)

Editor : Indra Zakaria