Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Abdel Abqar Diganjar Kartu Merah Usai Sentuh "Burung"nya Alexander Sørloth

Redaksi Prokal • 2026-03-15 06:45:00

Bek Deportivo Alavés, Abdel Abqar, terpaksa mandi lebih awal setelah terlibat insiden ganjil yang memicu kemarahan besar dari striker Atletico Madrid, Alexander Sørloth.
Bek Deportivo Alavés, Abdel Abqar, terpaksa mandi lebih awal setelah terlibat insiden ganjil yang memicu kemarahan besar dari striker Atletico Madrid, Alexander Sørloth.

MADRID — Laga panas yang mempertemukan kedua tim berakhir dengan drama yang tidak terduga di dalam kotak penalti. Bek Deportivo Alavés, Abdel Abqar, terpaksa mandi lebih awal setelah terlibat insiden ganjil yang memicu kemarahan besar dari striker Atletico Madrid, Alexander Sørloth.

Insiden ini mendadak viral setelah tayangan ulang menunjukkan tindakan tidak sportif yang dilakukan Abqar tepat sebelum kericuhan pecah.

Kericuhan bermula saat kedua pemain terlibat kontak fisik dalam situasi perebutan posisi. Namun, tensi meningkat drastis ketika Abdel Abqar tertangkap kamera melakukan kontak fisik yang sangat tidak pantas dengan menyentuh area pribadi Alexander Sørloth.

Tindakan provokasi tersebut langsung direspons dengan ledakan amarah oleh Sørloth. Striker asal Norwegia itu, yang tampak sangat geram, langsung bereaksi keras dengan menarik dan menjatuhkan Abqar ke tanah sebagai bentuk protes atas tindakan pelecehan tersebut.

Meski situasi sempat memanas dan melibatkan pemain dari kedua belah pihak, wasit yang memimpin pertandingan tidak memberikan toleransi terhadap tindakan Abqar. Setelah meninjau insiden atau mendapatkan laporan dari asisten, wasit langsung mencabut kartu merah untuk Abdel Abqar.

Keputusan tersebut diambil karena tindakan Abqar dianggap melanggar etika olahraga dan sportivitas di atas lapangan hijau. Di sisi lain, Sørloth tampak masih terus memprotes tindakan lawan kepada ofisial pertandingan meski Abqar sudah diminta meninggalkan lapangan.

Kartu merah ini diprediksi bukan akhir dari masalah bagi Abqar. Mengingat sifat insiden yang melibatkan perilaku tidak pantas secara seksual di lapangan, Komite Disiplin Liga kemungkinan besar akan melakukan investigasi lebih lanjut. Jika terbukti bersalah melakukan tindakan ofensif tersebut secara sengaja, Abqar terancam hukuman larangan bertanding yang lebih panjang.

Drama ini menambah daftar panjang insiden unik sekaligus kontroversial dalam dunia sepak bola musim ini, yang membuktikan bahwa tensi tinggi di lapangan terkadang meluap menjadi aksi yang melampaui batas kewajaran. (*)

Editor : Indra Zakaria