Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

UEFA dan Liverpool Selidiki Insiden Papan Iklan Anfield: Noa Lang Jalani Operasi Ibu Jari

Redaksi Prokal • 2026-03-20 07:55:00

Noa Lang cedera karena menghantam papan iklan di Anfield.
Noa Lang cedera karena menghantam papan iklan di Anfield.

PROKAL.CO– Otoritas tertinggi sepak bola Eropa, UEFA, bersama manajemen Liverpool FC resmi meluncurkan penyelidikan menyeluruh menyusul insiden tragis yang menimpa pemain Galatasaray, Noa Lang. Pemain sayap internasional Belanda tersebut dilaporkan mengalami cedera ibu jari yang serius saat berlaga di Stadion Anfield, yang diduga kuat akibat benturan keras dengan papan iklan di pinggir lapangan.

Insiden yang terjadi di tengah atmosfer panas pertandingan tersebut langsung menjadi perhatian serius tim medis. Pihak Galatasaray melalui pernyataan resminya mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami Noa Lang cukup parah sehingga memerlukan tindakan pembedahan segera. Beruntung, proses operasi dilaporkan berjalan dengan sukses, meski sang pemain kini harus menepi dari lapangan hijau untuk menjalani masa pemulihan.

Noa Lang menjalani perawatan.
Noa Lang menjalani perawatan.

Menanggapi kejadian ini, Liverpool FC tidak tinggal diam. Klub raksasa asal Merseyside tersebut menyatakan dukungan penuh dan simpati kepada Noa Lang atas musibah yang dialaminya. Manajemen The Reds juga menegaskan komitmen mereka untuk meninjau kembali standar keamanan fasilitas di sekitar area pertandingan, termasuk penempatan dan material papan iklan yang menjadi titik insiden.

Penyelidikan bersama ini bertujuan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran prosedur keselamatan atau kegagalan teknis pada fasilitas stadion yang membahayakan pemain. Hasil dari tinjauan ini nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi UEFA dalam memperketat regulasi infrastruktur stadion di kompetisi tingkat Eropa guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Dukungan terus mengalir bagi Noa Lang dari rekan setim dan para penggemar, sementara publik sepak bola kini menanti langkah konkret dari hasil investigasi terkait keamanan di stadion bersejarah tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria