Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rumor Transfer Serie A: Inter Milan dan Napoli Mulai Pantau Gelandang Como, Maximo Perrone

Redaksi Prokal • 2026-03-21 09:15:00

Maximo Perrone
Maximo Perrone

 

PROKAL.CO- Performa impresif Maximo Perrone bersama Como musim ini mulai memantik perhatian serius dari klub-klub raksasa Italia. Gelandang berbakat asal Argentina tersebut kini dilaporkan masuk dalam radar bidikan Inter Milan dan Napoli untuk memperkuat lini tengah mereka pada bursa transfer mendatang. Sejak didatangkan dari Manchester City tahun lalu, Perrone telah bertransformasi menjadi elemen vital sekaligus sosok kunci yang membawa tim asuhan Cesc Fabregas bersaing ketat di papan atas klasemen.

Kualitas visi bermain dan stabilitas yang ditunjukkan pemain berusia 23 tahun ini menjadikannya salah satu properti panas di Serie A saat ini. Pakar transfer kenamaan, Matteo Moretto, memberikan gambaran bahwa masa depan mantan pemain Velez Sarsfield tersebut akan sangat bergantung pada pencapaian Como di akhir musim. Jika klub berjuluk I Lariani tersebut berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, peluang Perrone untuk bertahan di Stadio Giuseppe Sinigaglia akan jauh lebih besar.

Meski demikian, daya tarik klub mapan seperti Inter Milan dan Napoli tetap menjadi ancaman bagi manajemen Como. Kedua raksasa Italia itu dikabarkan terus memantau perkembangan performa Perrone secara intensif sebelum memutuskan untuk melayangkan tawaran resmi. Kebutuhan Inter akan regenerasi lini tengah serta ambisi Napoli untuk memperkuat kedalaman skuad menjadi alasan utama mengapa nama Perrone masuk dalam daftar prioritas mereka.

Upaya untuk memboyong Perrone dipastikan tidak akan berjalan mudah mengingat sang pemain masih terikat kontrak jangka panjang hingga Juni 2029. Manajemen Como diyakini akan berusaha sekuat tenaga mempertahankan aset berharganya, terutama demi ambisi bersaing di kompetisi kasta tertinggi Eropa. Namun, godaan bermain untuk klub dengan sejarah besar dan jaminan kompetisi reguler di level kontinental bisa saja mengubah peta kekuatan transfer pada musim panas nanti. (*)

Editor : Indra Zakaria