PROKAL.CO- Dunia sepak bola Belanda dan Indonesia tengah diguncang polemik administratif yang melibatkan bek sayap Timnas Indonesia, Dean James. Klub Eredivisie, NAC Breda, secara resmi melayangkan protes kepada KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda) dan menuntut pengulangan pertandingan setelah mereka digilas 0-6 oleh Go Ahead Eagles pada Minggu, 15 Maret 2026. Bukan karena persoalan taktik di lapangan, NAC Breda menuding bahwa Dean James tidak memiliki izin kerja yang sah untuk bermain di Belanda setelah ia menuntaskan proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia pada tahun 2025 lalu.
Inti dari kontroversi ini terletak pada validitas paspor Belanda milik pemain berusia 25 tahun tersebut pasca berpindah kewarganegaraan. Berdasarkan hukum di Belanda, NAC Breda yang didukung oleh pendapat tiga pengacara meyakini bahwa paspor Belanda Dean James otomatis tidak berlaku lagi, sehingga ia dianggap sebagai pemain asing non-Uni Eropa yang memerlukan izin kerja khusus untuk berkompetisi.
"Indikasi yang kami terima menyebutkan pemain tersebut tidak diizinkan melakukan pekerjaan di Belanda menurut hukum yang berlaku, sehingga ia tidak memenuhi syarat untuk bermain," tulis pernyataan resmi NAC Breda yang berusaha membatalkan hasil memalukan di Stadion De Adelaarshorst tersebut.
Menanggapi tudingan serius ini, pihak Go Ahead Eagles melalui Direktur Jan Willem Van Dop memberikan pembelaan tegas. Mereka bersikeras bahwa saat penandatanganan kontrak dilakukan, Dean James mengantongi dokumen resmi yang sah dan legal sebagai warga negara Belanda. Namun, media setempat seperti BN/DE Stem mulai mempertanyakan apakah pihak klub telah memperbarui status administratif sang pemain segera setelah ia resmi memegang paspor Indonesia. Jika KNVB mengabulkan protes ini, maka kemenangan telak 6-0 tersebut bisa dianulir dan pertandingan harus dijadwalkan ulang, yang tentu saja akan menjadi kerugian besar bagi Go Ahead Eagles.
Situasi ini tidak hanya memicu perdebatan hukum di Belanda, tetapi juga menciptakan kekhawatiran bagi pendukung Timnas Indonesia. Dean James saat ini merupakan pilar penting di bawah asuhan John Herdman yang tengah dipersiapkan untuk agenda FIFA Series 2026. Polemik ini dikhawatirkan dapat mengganggu fokus psikologis sang pemain di tengah performa menanjaknya bersama bintang Garuda lainnya seperti Jay Idzes dan Emil Audero. Kini, otoritas KNVB memegang kunci keputusan akhir yang akan menentukan apakah karier domestik Dean James di Belanda akan terganjal tembok birokrasi atau tetap melaju kencang. (*)
Editor : Indra Zakaria