Kemenangan telak Liverpool 4-0 atas Galatasaray dalam ajang kompetisi Eropa ternyata menyisakan cerita menarik di balik layar. Penyerang tajam Galatasaray, Victor Osimhen, mengungkapkan bahwa dua pilar The Reds, Dominik Szoboszlai dan Ibrahima Konate, langsung menghubunginya secara pribadi untuk menyelesaikan ketegangan yang sempat terjadi di atas lapangan hijau.
Perselisihan sempat memanas saat pertandingan berlangsung, terutama antara Osimhen dan Szoboszlai. Namun, penyerang asal Nigeria itu menegaskan bahwa ia tidak membawa masalah tersebut keluar lapangan. "Saya tidak takut apa pun. Saya telah menghadapi begitu banyak hal dalam hidup. Saya dan Szoboszlai sempat berbincang di lapangan," ujar Osimhen dalam keterangannya kepada media.
Menariknya, Szoboszlai menunjukkan sikap sportif tak lama setelah peluit panjang berbunyi. Menurut Osimhen, gelandang asal Hungaria itu menghampirinya untuk memberikan penjelasan bahwa tensi tinggi di lapangan hanyalah bagian dari dinamika permainan dan bukan hal yang personal. "Setelah pertandingan, dia menghampiri saya dan berkata bahwa tim ini tidak seserius itu (dalam artian permusuhan)," tambah Osimhen.
Tak hanya Szoboszlai, Ibrahima Konate yang sempat terlibat tabrakan fisik cukup keras dengan Osimhen juga menunjukkan itikad baik. Bek tengah Liverpool itu langsung mengirimkan pesan melalui media sosial untuk memastikan kondisi kolega sejawatnya tersebut. "Pria yang terlibat tabrakan dengan saya (Konate) menghubungi saya dan mengirim pesan di Instagram. Dia mengatakan bahwa dia tidak bermaksud menyakiti saya. Ini sepak bola, hal-hal seperti ini bisa terjadi," jelas mantan penyerang Napoli itu.
Langkah yang diambil oleh para pemain Liverpool ini mendapat pujian sebagai bentuk fair play yang sesungguhnya. Meski persaingan di level tertinggi sering kali memicu emosi, komunikasi pasca-pertandingan membuktikan bahwa rasa hormat antar-pemain tetap menjadi prioritas di luar lapangan. (*)
Editor : Indra Zakaria