Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Haus Gelar Tak Berujung! Pep Guardiola Rayakan Trofi Kelima Piala Liga Usai Manchester City Bungkam Arsenal

Redaksi Prokal • 2026-03-23 22:14:16

Nico O’Reilly
Nico O’Reilly

LONDON – Stadion Wembley kembali menjadi saksi bisu keperkasaan Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Arsenal pada Senin (23/3) dini hari WIB tidak hanya mengantar The Citizens merengkuh trofi Piala Liga Inggris untuk kelima kalinya, tetapi juga membuktikan bahwa gairah Guardiola dalam memenangi gelar juara belum memudar sedikit pun.

Bagi Guardiola, trofi ini merupakan koleksi ke-19 selama masa pengabdiannya di Manchester. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku tetap menikmati setiap proses dan kesulitan yang dihadapi timnya untuk mencapai podium tertinggi. "Saya masih menikmatinya. Hari ini adalah tantangan nyata dan tidak ada yang memberi kami apa pun dengan mudah," ungkap Guardiola sebagaimana dikutip dari laman resmi klub. Ia pun memuji performa anak asuhnya di babak kedua yang mampu tampil dominan melawan tim sekelas Arsenal.

Kemenangan City kali ini terasa istimewa karena lahir dari kontribusi bintang muda, Nico O’Reilly, yang mencetak dwigol dalam rentang waktu hanya empat menit di awal babak kedua. Gelar ini sekaligus menjadi trofi pertama bagi banyak wajah baru di skuad City, seperti kiper James Trafford, Abdukodir Khusanov, hingga Antoine Semenyo yang baru pertama kali merasakan atmosfer laga final. Guardiola menilai pengalaman ini sangat krusial untuk membangun mentalitas juara bagi generasi baru timnya.

“Ada banyak pemain yang merasakan pengalaman pertama, dan itu bagus, itulah yang kami butuhkan. Itu memberi kami keyakinan bahwa kami bisa melakukannya,” tutur mantan pelatih Barcelona tersebut. Kepercayaan diri ini diharapkan menjadi modal berharga saat City kembali dari jeda internasional untuk melanjutkan perburuan gelar lainnya, termasuk laga krusial perempat final Piala FA melawan Liverpool.

Meski sukses menumbangkan Arsenal di final, Guardiola tetap bersikap realistis mengenai persaingan di Liga Inggris, di mana The Gunners masih memimpin dengan keunggulan sembilan poin. Namun, ia meyakini kemenangan di Wembley ini akan memberikan tekanan psikologis bagi lawan saat mereka bertandang ke Stadion Etihad nanti. “Jika mereka kehilangan poin, kami akan mencoba memenangi pertandingan kami dan kita lihat nanti apa yang terjadi,” pungkasnya dengan nada optimistis.

Dengan satu trofi sudah berada di genggaman, Manchester City kini menatap sisa musim 2025/26 dengan ambisi tinggi. Sejarah kembali terulang; delapan tahun setelah Guardiola meraih trofi pertamanya di City melawan lawan yang sama, ia kembali membuktikan bahwa dominasi timnya di kompetisi domestik Inggris masih sangat sulit untuk dipatahkan. (*)

Editor : Indra Zakaria