Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ungkapan Kerinduan Darwin Nunez: Saya Bohong Jika Bilang Tidak Rindu Liverpool

Indra Zakaria • 2026-03-26 14:00:00

Darwin Nunez
Darwin Nunez

 

LIVERPOOL – Penyerang asal Uruguay, Darwin Nunez, akhirnya buka suara mengenai perasaannya terhadap klub dan kota yang pernah menjadi rumah keduanya. Dalam sebuah pernyataan emosional baru-baru ini, Nunez secara terbuka mengungkapkan kerinduan mendalamnya kepada publik Anfield dan warga Liverpool yang telah memberikan dukungan luar biasa selama masa baktinya di Inggris.

Bagi Nunez, hubungan dengan pendukung Liverpool bukan sekadar profesionalisme di atas lapangan hijau, melainkan ikatan kekeluargaan yang sangat kuat. Ia mengakui bahwa sambutan hangat yang ia terima sejak hari pertama kedatangannya adalah sesuatu yang tidak akan pernah ia lupakan. "Saya akan berbohong jika mengatakan saya tidak merindukan mereka [penduduk Liverpool]. Sejujurnya, mereka membuat saya merasa sangat diterima, begitu juga dengan keluarga saya," ungkapnya dengan tulus.

Lebih lanjut, pemain yang dikenal dengan gaya mainnya yang eksplosif ini mengenang bagaimana kasih sayang para pendukung menjadi penyelamat baginya di masa-masa sulit. Nunez tidak menampik bahwa perjalanannya di Premier League penuh dengan tekanan, namun dukungan tanpa henti dari tribun penonton memberinya kekuatan ekstra untuk bangkit. "Selama masa-masa sulit yang saya alami secara pribadi, orang-orang selalu memberi saya kasih sayang dan dukungan. Itu sangat penting bagi saya, dan tentu saja saya merindukan Liverpool," tambahnya.

Pernyataan ini pun langsung menuai reaksi hangat dari para penggemar The Reds di media sosial, yang sebagian besar masih mengapresiasi kerja keras dan dedikasi Nunez selama berseragam merah. Ungkapan kerinduan ini menjadi bukti bahwa meski karier sepak bola bisa membawa seorang pemain ke berbagai tempat, memori tentang dukungan tulus di Anfield akan selalu memiliki tempat spesial di hati seorang Darwin Nunez. (*)

Editor : Indra Zakaria