The Teenage Psychic memasuki season kedua. Kuo Shu-yao tetap menjadi pemeran utama. Remaja putri dengan kemampuan sebagai cenayang. Kali ini dia beradu peran dengan Fandy Fan.
––––––
XIAO Zhen (Kuo Shu-yao) berusaha bangkit dari kesedihan karena kehilangan pacar pertamanya, He Yun Le, yang meninggal secara tragis. Dia berusaha menyibukkan diri ketika tahun pelajaran baru di sekolah. Tantangan demi tantangan berdatangan.
Apalagi, dia terpilih menjadi ketua klub drama di sekolah. Hari-harinya disibukkan dengan mencari anggota baru klub itu. Dua anggota baru datang. Zhang Yuxuan (Fandy Fan), murid baru yang masuk klub tersebut karena tertarik dengan Xiao Zhen. Satu lagi, Zhan Xiao Tong (Wen Chen-ling), gadis bersuara lembut, pendiam, dan kurang percaya diri.
Dalam usahanya mengurus klub drama, akhirnya Xiao Zhen menemukan lokasi terbaik untuk pengambilan gambar. Fokus Xiao Zhen mengurus klub drama pun terbagi. Sebab, dia juga harus menolong orang-orang untuk menghilangkan roh. Sementara itu, Xiao Tong membantunya menyelesaikan hal-hal dalam klub drama.
Urusan di kuil pun semakin rumit. Guru Kim (Chen Mu-Yi) harus bersaing dengan saudara jauhnya, Guru Tang. Dia harus menghadapi kekacauan di kuilnya. Maklum, Guru Tang berambisi menguasai kuil.
Itulah potongan serial HBO Asia Originals The Teenage Psychic season 2. Seperti di season sebelumnya, pemeran utama perempuan masih dibintangi Kuo Shu-yao atau akrab disapa Yao Yao. Kali ini dia beradu akting dengan Fandy Fan.
Fan mengaku baru kali pertama beradu akting dengan Yao Yao. Meskipun terpaut tujuh tahun lebih muda daripada Yao Yao, Fan merasa tak ada masalah dengan urusan chemistry. ’’Yao Yao sangat membantu saya memainkan peran. Dia bisa membuat saya mengekspresikan diri,’’ paparnya saat konferensi pers di St Regis Hotel dan Resort kemarin (25/9).
Fan pada season pertama The Teenage Psychic tidak lolos cast. Akhirnya, dia berkesempatan menjadi pemeran utama laki-laki pada season kedua. ’’Meskipun saya membintangi peran utama laki-laki di season kedua, bukan berarti saya menggantikan peran utama laki-laki di season pertama. Kami punya peran yang berbeda,’’ katanya.
Menurut Yao Yao, setting cerita di season kedua lebih banyak berlokasi di luar kuil sehingga tak terlalu banyak berhubungan langsung dengan roh jahat. Serial yang terdiri atas delapan episode itu banyak bercerita soal pertemanan dan masalah di kuil.
Pada season kedua yang mulai tayang pada 6 Oktober mendatang di HBO, Yao Yao masih memerankan remaja 17 tahun. Menurut perempuan 29 tahun itu, karakter tersebut sangat sulit. ’’Karena saya harus selalu menjaga wajah agar tetap muda,’’ tuturnya, lantas tertawa. Namun, untuk masalah akting, dia tak banyak mendapatkan kesulitan. ’’Di season dua hanya melanjutkan karakter dari sebelumnya,’’ lanjutnya.
Untuk memperkuat karakter, dia kembali berkonsultasi dengan seorang perempuan yang memiliki ’’kemampuan lebih’’ bernama Sovia. Perannya kali ini berpengaruh di kehidupannya. ’’Jujur saya sebenarnya takut dengan hantu. Saat klub drama tampil, kata Sovia, kami dikelilingi makhluk halus,’’ tuturnya. (*/c22/nda)
Jawab Cepat ala Mereka
Menunggu syuting, makan atau membaca?
- Kuo Shu-yao: makan
- Fandy Fan: makan
Suka film drama atau horor?
- Kuo Shu-yao: horor
- Fandy Fan: drama
Ketika sekolah, praktikum di laboratorium atau pekerjaan rumah?
- Kuo Shu-yao: praktikum di laboratorium
- Fandy Fan: praktikum di laboratorium
Bepergian, naik kendaraan pribadi atau transportasi publik?
- Kuo Shu-yao: transportasi publik
- Fandy Fan: kendaraan pribadi
--
Serba-serbi The Teenage Psychic
- Season kedua The Teenage Psychic akan tayang mulai 6 Oktober eksklusif di HBO GO dan HBO.
- Season pertama The Teenage Psychic memenangi penghargaan Best Miniseries dan Best Supporting Actress in a Miniseries pada 52nd Annual Golden Bell Awards 2017 di Taiwan.
- Serial ini menginspirasi dokumenter HBO Asia Original, yakni The World Behind the Teenage Psychic.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

