Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Album Ketiga HIVI! Lebih Beragam

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯

JAKARTA– Cerita sehari-hari bisa jadi inspirasi lagu yang manis dan penuh semangat. Itulah yang dilakukan grup musik pop HIVI! di album ketiga mereka. Berjudul Ceritera, album yang dirilis Rabu (13/11) itu berisi sembilan lagu yang dibuat dari cerita-cerita personal personelnya. Mereka adalah Ilham Aditama (vokalis), Nadhia ”Neida” Aleida (vokalis), Febrian Nindyo (gitaris), dan Ezra Mandira (gitaris). Ada yang dialami sendiri, ada pula yang didapat dari penggemar atau orang di sekitar mereka.


Advertisement

Jumat petang (15/11) di kawasan Kebayoran Baru, HIVI! berbagi cerita soal album mereka. ”Diberi judul Ceritera, karena kami mau bercerita ke pendengar sehingga mereka merasa lebih dekat,” terang Ezra. Ada kisah jatuh cinta, mengagumi seseorang, berjuang meraih impian, kenangan masa sekolah, sampai patah hati.

Album itu dirilis HIVI! setelah menginjak tahun kesepuluh karir mereka. Bagi Febri dan kawan-kawan, album ketiga adalah momen untuk bereksplorasi seiring dengan bertambahnya usia karir. Tak heran, dari segi musik, lagu-lagu di album Ceritera lebih beragam. ’’Salah satunya, kami banyak mengangkat musik Indonesia tahun 70-an sampai 80-an. Inspirasinya dari musik karya Guruh Soekarno Putra, Chandra Darusman, atau Chrisye,” papar Febri.

Sejumlah lagu memang bikin pendengar teringat pada lagu-lagu Indonesia era 1970–1980. Baik musik maupun lirik. Misalnya, lagu Satu-satunya yang menggunakan musik disko 70-an, Teman Sejati yang memuat sepenggal lirik lagu Kisah Kasih di Sekolah, sampai lagu Pemuda milik band Chaseiro yang dibawakan dengan gaya baru. ”Kami mau ngenalin ke fans muda bahwa musik Indonesia tahun 70 atau 80 itu asyik lho,” tambah Ezra.

Advertisement

Genre lagu pun lebih beragam. Meski grup musik pop, HIVI! juga memasukkan sejumlah lagu dengan genre di luar pop. Apalagi, pada album ketiga, keempat personel langsung turun tangan dalam proses pembuatan lirik atau musik.

Sebagai produser musik, HIVI! menggandeng maestro gitar Tohpati. ”Musiknya Mas Tohpati Indonesia banget, cocok sama tujuan HIVI! di album ketiga. Beliau juga bisa sharing tentang musik Indonesia era 1970 atau 1980,” tutur Febri.

Untuk merayakan launching album tersebut, konser mini bertajuk Pesta Ceritera diselenggarakan pada Jumat malam di M Bloc Space. Di sana HIVI! membawakan 19 lagu dari album pertama hingga album ketiga. ’’Ini kami rencanakan sejak tahun lalu dan mau diadakan setelah hari jadi kesepuluh HIVI!,” ucap Neida. (len/c18/nda)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer