Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

No Time to Die Tampil Perdana

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Billie Eilish
Billie Eilish

LONDON– Billie Eilish memang musisi AS. Meski begitu, pemilik lima piala Grammy 2020 tersebut berhasil memukau publik Inggris. Untuk kali pertama, dia membawakan No Time to Die, soundtrack untuk film terbaru James Bond, di ajang penghargaan BRIT Awards pada Selasa malam (18/2) waktu setempat.


Advertisement

Eilish tampil bersama komposer Hans Zimmer, gitaris The Smiths Johnny Marr, dan sang kakak, Finneas. Selain tampil, musisi kelahiran 18 Desember 2001 itu juga membawa pulang piala Musisi Solo Perempuan Internasional Terbaik. Dalam pengumuman kemenangan, Eilish juga disebut sebagai solois termuda yang mampu menduduki peringkat pertama chart musik Inggris.

Berbeda dengan sambutan kemenangannya di Grammys yang singkat, Eilish berbicara cukup panjang di BRIT Awards. Dia mendedikasikan piala itu untuk musisi perempuan yang satu nominasi dengannya. Eilish sempat salah menyebut London dengan nama musisi Lizzo.

Di hadapan audiens di The O2 Arena, fans berat Justin Bieber itu mengatakan bahwa London sudah seperti rumah kedua baginya. Eilish juga menuturkan bahwa akhir-akhir ini dirinya merasa dibenci. ”Ketika aku di panggung dan melihat kalian tersenyum, jujur, hal itu membuatku ingin menangis,” ucapnya sambil terisak. Dia mengakhiri pidato dengan kiss bye.

Advertisement

Dalam kunjungan ke London, Eilish menceritakan bullying yang dia dapat di media sosial. Dia pun menegaskan tak lagi membaca komentar di Instagram. ”Hal itu benar-benar mengacaukan hidupku. Aku berhenti melakukannya (membaca komentar di medsos) dua hari lalu,” paparnya dalam wawancara dengan BBC sebelum acara.

Musisi 18 tahun itu mengaku sering menerima komentar miring. Bahkan sebelum namanya jadi pemecah rekor di pergelaran Grammy 2020. ”Tapi, sekarang lebih parah. Aneh sekali. Semakin banyak hal keren yang kamu lakukan, orang-orang malah membencimu,” katanya.

Eilish menambahkan, sangat sulit menghentikan trolls dan perundung di dunia maya. ”Mereka menilai apa yang mereka katakan lucu. Padahal, itu sama sekali tidak lucu,” tegas musisi yang punya gaya khas tersebut. (Billboard/BBC/fam/c18/nda)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer