Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Swift Sindir Toxic Masculinity

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Taylor Swift
Taylor Swift

LOS ANGELES– Seorang pria menjadi bintang utama dalam klip video The Man yang dirilis pada Kamis (27/2). Menjadi businessman, pria bernama Tyler Swift itu tampil rapi dengan setelan jas. Wajahnya tampan dengan jenggot dan kumis. Dia dikelilingi sejumlah perempuan cantik. Mereka melakukan apa yang dia mau dan orang lain tetap terpesona melihatnya. Pria tersebut bukan model atau aktor mana pun. Dia adalah Taylor Swift.


Advertisement

Berkat prosthetic make-up yang hebat, Swift berhasil bertransformasi menjadi pria. Lewat klip video dan lirik lagu itu, Swift tampak memberikan sindiran keras terhadap toxic masculinity. Jika menjadi pria, hidupnya akan lebih mudah dan mendominasi. Misalnya, dengan berteriak kepada rekan kerja atau dijuluki sebagai ayah terbaik di dunia hanya karena menghabiskan waktu bersama anaknya.

Bahkan, Swift menyindir pria tua yang menikahi perempuan sangat muda. Apa pun yang dilakukan pria, image-nya tidak akan menjadi buruk. Sangat berbeda dengan perempuan. ’’I’m so sick of running as fast as I can, wondering if I’d get there quicker if I was a man...’’ Demikian penggalan lirik tersebut.

Swift terang-terangan menyinggung beberapa pria di Hollywood. Misalnya, Leonardo DiCaprio yang digambarkan dalam scene Tyler yang berpesta di atas yacht bersama para model. Persis seperti yang dilakukan DiCaprio pada Juli 2017. ’’They would toast to me, oh/ ’Let the players play’/ I’d be just like Leo in St Tropez,” dendang Swift.

Advertisement

Scooter Braun yang bermusuhan dengan Swift karena mengakuisisi katalog musiknya dari mantan label rekaman Swift, Big Machine, tak luput dari sindiran. Sindiran itu dituangkan lewat gambar skuter yang dicoret (skuter dilarang melintas) pada scene ketika Tyler buang air kecil di dinding stasiun.

Klip video ditutup dengan Swift yang berperan menjadi sutradara untuk mengarahkan Tyler. ’’Eh, menurutmu, apakah take terakhir lebih baik?’’ tanya Tyler. Suara pria itu merupakan dubbing dari Dwayne Johnson. Swift meminta Tyler bersikap lebih seksi, seolah menunjukkan bahwa fenomena tersebut kerap terjadi di industri hiburan Hollywood.

Swift telah menanti lama untuk menuangkan kekesalannya terhadap toxic masculinity dan ketidakadilan terhadap perempuan. ’’Aku tak pernah tahu bagaimana cara mengucapkannya. Aku sudah bertanya berkali-kali, ’Kalau aku pria, lalu menjalani hidup dengan cara yang sama persis, apa yang akan orang katakan?’,’’ tuturnya, sebagaimana dilansir dari Entertainment Weekly. (NME/Entertainment Weekly/adn/c18/nda)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer