Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Album Dirilis tanpa Izin Swift

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Taylor Swift
Taylor Swift

Perseteruan Taylor Swift dengan Scooter Braun dan mantan labelnya, Big Machine Records, kembali memanas. Kemarin (24/4) Swift membuat pernyataan melalui Instagram Story. Dia membuka pernyataan itu dengan berterima kasih kepada fansnya karena memberi tahu bahwa Big Machine Records telah merilis album dari penampilan live-nya pada malam lalu.


Advertisement

’’Rekaman ini dari penampilan radio pada 2008 ketika aku masih 18 tahun. Big Machine berencana merilisnya pada 2017. Tapi, mereka baru melakukannya tengah malam lalu,’’ ungkap Swift. Album yang dimaksud adalah Live from Clear Channel Stripped 2008. Fanbase Swift di Twitter menunjukkan bahwa album tersebut diunggah di Spotify.

Pemilik single Fearless itu menegaskan, perilisan tersebut dilakukan tanpa persetujuannya. Dia menuding Braun dan bankir keuangannya, 23 Capital, Alex Soros dan keluarga Soros, serta Carlyle Group telah melihat ’’neraca’’ keuangan terbaru.

’’Membayar USD 330 juta (Rp 5,1 triliun) untuk musikku bukanlah pilihan yang bijaksana. Mereka butuh uang,’’ tulis Swift sambil membubuhkan emoji tertawa di belakang kalimatnya. Dia menutup pernyataannya dengan menyebut mereka serakah.

Advertisement

Braun maupun CEO Big Machine Scott Borchetta belum memberi tanggapan. Sumber yang mengetahui situasi itu pun buka suara. ’’Ini bukan perilisan baru. Yang dilakukan ialah mengambil musik lewat YouTube dan Target sejak 2008 dan mendistribusikannya ke layanan streaming sehingga penggemar dapat menikmati di mana pun mereka mendengarkan. Ini adalah praktik standar,’’ kata sumber yang tidak disebutkan namanya itu, sebagaimana dilansir dari Entertainment Tonight.

Swift mengawali karirnya dengan bekerja sama dengan Big Machine pada 2005. Dia menjalani perekaman enam album pertamanya bersama label itu. Namun, pada 2018, Swift memutuskan keluar dan pindah ke Republic Records. Lalu, pada 2019, Braun mengakuisisi enam album tersebut dari Big Machine, yang kemudian menyulut amarah Swift secara terang-terangan. (Entertainment Tonight/USA Today/NBC News/adn/c18/nda) 

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer