Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fisik Gemuk Bisa Fatal Jika Kena Covid-19

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Photo
Photo

Jagalah berat badan ideal Anda, jangan kegemukan. Sebab gemuk, rentan menjadi sumber penyakit. Termasuk Covid-19.


Advertisement

Dokter Endokrin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI/RSCM) Dr.dr.Budiman Darmowidjojo, SpPD-KEMD (K) mengatakan beberapa kelompok memang rentan terinfeksi Covid-19.  “Masa pandemi ini yang menjadi sasaran empuk itu siapa saja? Yang punya diabetes, yang tua, yang punya komorbid seperti diabetes, hipertensi, jantung, dan paru-paru. Dan yang gemuk,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Hal itu diungkapkan sendiri oleh dr. Budiman yang memiliki teman sejawat, dokter di usia muda tanpa riwayat penyakit apapun bisa terinfeksi Covid-19. Itu karena kondisi fisiknya gemuk. “Beberapa teman saya tenaga kesehatan masih muda meninggal. Tak punya riwayat sakit apa-apa. Setelah ditelusuri memang ternyata obesitas, gemuk itu,” katanya.

“Saya punya teman dokter, teman main ping pong. Ternyata tiba-tiba kena Covid-19, harus sampai masuk pakai respirator itu. Karena gemuk,” tambahnya.

Advertisement

Mengapa bisa seperti itu? Dr. Budiman menjelaskan seseorang bertubuh gemuk tak baik. Sebab terkait dengan penimbunan jaringan lemak. Dalam penelitian, jaringan lemak menghasilkan kelenjar hormon maka hormon leptin semakin banyak. Terlalu banyak akan membuat leptin menjadi resisten.

“Doyan makan terus, membuat hormon baik adiponektin terganggu. Gara-gara gemuk, kadarnya menurun. Kondisi ini memicu sitokin-sitokin muncul, atau inflamasi. Yang bisa membuat kerusakan di pembuluh darah,” jelasnya.

“Gemuk itu tak baik. Kegemukan itulah memicu terjadinya diabetes, diabetes timbul di usia muda,” tegasnya seperti dilansir JawaPos.com. Faktor itu pula yang tergambar pada pasien Covid-19 yang fatal karena kegemukan. Memang belum ada penelitian bagaimana kegemukan bisa merenggut nyawa pasien Covid-19. Namun dimungkinkan karena timbulnya badai sitokin tadi.

Advertisement

“Kalau sudah parah, bisa menyulitkan penyembuhan. Harus dikasih steroid, pengencer darah, terjadi komplikasi dan lainnya,” kata dr. Budiman.

Maka khusus pasien diabetes dan mereka yang kegemukan, harus menjaga kadar gula darah selama pandemi. Selain tentunya wajib selalu mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. (jpc)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

Ribuan peserta dari berbagai komunitas lari memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam gelaran Health Fun Run yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bag

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer