Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Comeback PNCL

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
SUDAH RINDU: PNCL saat membuka acara sebuah gelaran di Samarinda, dan kini sangat dirindukan para personelnya. Foto lain, dari kiri, Alung, Adhie, Ivan, dan Delly.
SUDAH RINDU: PNCL saat membuka acara sebuah gelaran di Samarinda, dan kini sangat dirindukan para personelnya. Foto lain, dari kiri, Alung, Adhie, Ivan, dan Delly.

PNCL, band yang terbentuk di Samarinda pada 2004 silam, semula namanya Pencil. Sempat merilis dua extended player (EP). Di 2006, Pencil mengeluarkan album EP Pertama “Bad woman”, dan di 2011 Pencil mengeluarkan album EP kedua “Kerangka Pikir”.


Advertisement

 

SEMBILAN tahun break dari panggung dan scene musik karena kesibukan pekerjaan masing-masing, 2020 menjadi comeback sempurna, dan mengubah nama Pencil menjadi PNCL dan 18 September lalu. PNCL merilis single Berapa Lama yang sekaligus dirilis official music video.

Lewat Zoom, empat personel PNCL yang digawangi Ivan (vocal), Adhie (gitar), Alung (bass) dan Delly (drum) berbincang dengan Kaltim Post. “Kangen sekali dengan ngeband. Apalagi manggung keluar daerah,” ungkap Ivan.  

Advertisement

PNCL menyingkatkan nama biar lebih gaul. Namun, maksudnya tentu berharap ada peruntungan baru yang bisa menaungi PNCL. “Silakan aja kalau masih nyebut Pencil. Kiblat musiknya masih sama. Intinya main aja, menghibur,” sambungnya.

Berapa Lama jadi single setelah sembilan tahun sempat vakum dari musik. Diungkapkan Alung, makna lagu itu cukup luas. “Lagu itu sebenarnya kisah pasangan kekasih yang udah lama ingin menikah. Berapa lama itu maksudnya kapan waktunya. Tapi terserah orang menafsirkan seperti apa,” ungkapnya.

Awal 2020, PNCL sudah memutuskan untuk kembali. Rekaman hingga video musik disiapkan sangat matang. “Terutama untuk dapatkan model cantik, mood yang enak, akhirnya baru bisa rilis sekarang. Kendalanya jelas ada, dengan kesibukan masing-masing,” timpal Ivan.

Advertisement

PNCL ingin terus eksplor musik. Dari sembilan tahun vakum, referensi musik jelas beda-beda. “Single selanjutnya Januari atau Februari. Namun, belum bisa kasih bocorannya seperti apa, yang jelas dengan musik yang lebih berwarna,” ungkap Ivan.  

Saat ini, PNCL sedang fokus promo. “Mudah-mudahan bisa kedengaran pemerintah, biar bisa ada panggung hiburan lagi, jadi makin senang promoin,” ungkapnya. Lirik di Berapa Lama yang diulang, sambung Ivan, memudahkan pendengar untuk mengingat PNCL. “Reff lagu Berapa Lama bakal jadi part yang punya kekuatan,” tambahnya.  

Sejauh ini respons pendengar sudah sangat baik. Sebab, selama break ada proses comeback yang luar biasa. “Untuk promo jelas pandemi jadi kendala. Manggung kan belum ada, jadi pakai platform digital. Materi sudah ada sih sebenarnya, kalau keluarkan album belum dulu, mungkin single-single dulu lah,” kunci Alung. (dra2/k16)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer