Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebih Nyaman Sebagai Caster

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
TANTANGAN BARU: Tak terlalu pandai menjadi player, Putri Dita Natasya memilih terjun di dunia caster. DOKUMEN PRIBADI
TANTANGAN BARU: Tak terlalu pandai menjadi player, Putri Dita Natasya memilih terjun di dunia caster. DOKUMEN PRIBADI

ELECTRONIC Sport atau yang lebih dikenal dengan sebutan Esports menawarkan banyak peluang bagi mereka yang ingin berkecimpung di game online. Selain menjadi player, peluang menjadi caster cukup menjanjikan. Jalur itu pula yang dipilih oleh Putri Dita Natasya.


Advertisement

Dara 19 tahun itu memutuskan menjadi caster (pemandu pertandingan gim online) karena dia melihat peluang besar. Sebelum terjun ke dunia caster, Pudit, sapaan karibnya, terlebih dulu terjun sebagai player di salah satu tim besar di Bontang, Empressa Angel. Namun, dia menyadari kemampuannya sebagai player tak mumpuni.

“Mainnya Mobile Legend dan Free Fire. Permainan saya biasa saja tapi bisa masuk tim Empressa,” kata Pudit.

Walhasil, Pudit memilih fokus di dunia caster lantaran dia mengintip peluang besar. Sebelumnya, setiap ada event game online, panitia kerap memanggil caster dari luar daerah. “Karena saya menyadari saya tidak terlalu mahir sebagai player, sehingga saya pilih caster,” imbuhnya.

Advertisement

Tawaran menjadi caster awalnya datang dari CEO dan Leader Tim Empressa. Tanpa pikir panjang, Pudit menyanggupi itu. Memiliki pengetahuan di dunia gim online menjadi modal penting. Sebab, seorang caster dituntut memahami yang akan dia pandu.

Selain cara permainan, pengetahuan hero game dan lokasi game play wajib dia kuasai. “Tuntutannya saya harus menguasai apa yang akan saya pandu. Sejauh ini, kesulitannya adalah mengatur nada saat berkomunikasi dengan caster lainnya.

 “Kekurangan ini sedikit demi sedikit sudah diperbaiki,” tutur dia.

Advertisement

Turnamen pertama yang ia pandu ialah Kill New Luo Yi. Kejuaraan yang digagas oleh manajemennya pada 15 Mei. Awalnya, dia mengaku tegang, tetapi kelamaan Pudit menjadi menikmati berada di depan kamera.

Berbicara pendapatan, dia menyatakan dalam sekali tampil mendapat upah rata-rata sebesar Rp 250 ribu. “Cukup buat jajan,” terangnya.

Selain Mobile Legend, saat ini, Pudit terbiasa memandu gim PUBG. Bahkan, dalam kurun empat bulan belakangan, dia juga didaulat menjadi brand ambassador (BA) tim Empressa. Syarat dari tugas baru ialah seorang caster tim.

“Tujuannya agar membawa nama Empressa menjadi naik,” sebut dia.

Dia berharap melalui bakat yang ditekuninya ini bisa membawa harum nama Kota Taman. Pasalnya, sangat jarang yang mau mengambil bidang ini. Apalagi untuk gender perempuan. Pudit juga ingin membuktikan bahwa ia bisa menjadi caster profesional. “Bisa dihitung caster yang ada di Bontang. Sampai sebelumnya harus menyewa caster dari luar daerah. Sebab itu, saya ingin menjadi caster yang terkenal hingga kancah lebih tinggi,” pungkasnya. (*/ak/don/k8)

 

 

GRAFIS

Biodata Lengkap

Nama lengkap : Putri Dita Natasya

Nickname Caster : Pudit

TTL : Bontang, 23 Mei 2001

Alamat : Bontang Kuala

Nama ayah : Bahtiar Effendi

Nama ibu : Leni Andriani

Nama saudara : Mona Monika Maulida

Anak ke : 2

Riwayat pendidikan

SDN 007 Bontang Utara, lulus tahun 2014

SMP Atsaqibiyah, lulus tahun 2017

SMK Putra Bangsa, lulus tahun 2020

Karir e-sport : Caster dan BA Empressa

 

 

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer