Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren dari Kain Tradisional

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
SIAP-SIAP LAUNCHING: Di dunia fesyen memang selalu ada yang baru, seperti tren yang siap-siap dikeluarkan Samantha pertengahan Desember mendatang. Untuk koleksi terbaru nanti, tidak hanya menyasar anak-anak milenial, melainkan segala kalangan.
SIAP-SIAP LAUNCHING: Di dunia fesyen memang selalu ada yang baru, seperti tren yang siap-siap dikeluarkan Samantha pertengahan Desember mendatang. Untuk koleksi terbaru nanti, tidak hanya menyasar anak-anak milenial, melainkan segala kalangan.

SAMANTHA selaku brand fashion lokal Kota Minyak, memiliki ciri khas pada gaya busananya. Menampilkan budaya Indonesia, yang dipermak dengan gaya casual, agar tidak terlalu kaku dan bisa digunakan kapan saja.


Advertisement

Martha Nalurita selaku owner merencanakan kembali melahirkan produk terbarunya. Tepatnya di pertengahan Desember mendatang. Atha, sapaannya, sudah jadi agenda tahunan Samantha. Biasanya meluncurkan koleksi baru pada November. Namun, pandemi yang masih melanda membuat jadwal tersebut harus mundur. “Tetapi setelah rapat bersama tim, kami sepakat untuk meluncurkan koleksi tahun ini bertemakan spring and summer 2021,” ujarnya.

Berbicara inspirasi di balik karyanya, perempuan 38 tahun itu menggunakan warna biru klasik yang sedikit gelap. Warna itu memang menjadi tren pada tahun ini hingga tahun mendatang.

Selain itu, jika pada koleksi sebelumnya Samantha menggunakan motif lurik, seperti yang ada di koleksi Tatag Lanang tahun lalu, untuk koleksi nanti akan kembali menggunakan kain tradisional. Menurut dia, itu akan menjadi langkah awal bagi Samantha untuk menelusuri semua etnik Indonesia melalui motif kainnya.

Advertisement

Melalui produk garapannya, dia berharap karyanya bisa menyentuh lebih banyak generasi muda. Opini kain daerah sering dikaitkan dengan hal yang resmi dan kaku. Nah, untuk koleksi mendatang, dia menyelipkan unsur urban streetwear. “Jadi ketika anak muda memakai pakaian ini juga bisa. Semacam outfit yang multifungsi,” sebutnya.

Walau target pasarnya anak muda, penikmat karya Samantha tetap berasal dari segala usia. Sebab, desain pakaian yang dihasilkan diupayakan bisa masuk ke setiap kalangan. Dan koleksi akhir tahun ini memang berfokus pada urban street wear yang menggandeng 99 jenis kain daerah. (*/okt/dra/k8)

 

Advertisement

 

 

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer