Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terpesona Tumpak Sewu, Penasaran ke Gili Iyang

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Ayu Maulida
Ayu Maulida

Meski penyelenggaraan Miss Universe ditunda lantaran pandemi, persiapan Puteri Indonesia 2020 Ayu Maulida tak surut. Ayuma, sapaan akrabnya, siap menyambut 2021 dengan semangat baru. Perempuan 23 tahun kelahiran Surabaya itu aktif berbagi motivasi lewat Senyum Desa. Ayuma juga concern pada sektor pariwisata yang terpuruk akibat pandemi.


Advertisement

 

Seperti apa kesibukan Ayuma sejak menyandang mahkota Puteri Indonesia 2020?

Karena pandemi, kita berusaha mematuhi protokol. Jadi, banyak kegiatan, seperti webinar, kelas make-up, dan sharing, yang dilakukan secara online. Persiapan busana yang akan ditampilkan ke Miss Universe termasuk national costume. Saya juga tetap nge-gym, ambil kelas public speaking dan English class supaya makin konfiden. Sempat bikin project Beautiful Indonesia juga.

Advertisement

 

Bicara mengenai pariwisata, menurut Ayuma apa yang bisa dilakukan untuk kembali bangkit?

Lewat project Beautiful Indonesia, saya ingin meng-encourage orang-orang supaya ketika nanti kondisi sudah normal kembali, perginya tetap di Indonesia aja untuk menghidupi perekonomian lokal. Tentu dengan mematuhi 4M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga imunitas. Kita juga harus memberikan pelatihan agar UMKM terus berjalan sehingga masyarakat yang tadinya hanya menggantungkan hidupnya pada pariwisata bisa mandiri. Tapi, jangan lupa kesehatan adalah yang utama.

Advertisement

 

Destinasi wisata lokal yang menurut Ayuma potensial dan bisa jadi andalan?

Banyak sekali, Indonesia kaya destinasi wisata. Sepuluh Bali Baru tentunya sangat potensial meski perlu waktu. Lalu wisata religi di Aceh, misalnya. Atau, mengunjungi habitat orang utan, harimau, gajah di Sumatera. Di Jawa Timur saja ada banyak. Salah satunya, Air Terjun Tumpak Sewu, Lumajang. Saya terakhir ke sana sekitar 2 atau 3 tahun lalu. Akses turunnya masih agak susah waktu itu, tapi pesonanya luar biasa, nggak kalah dengan Niagara Falls di AS. Menurut saya, itu salah satu hidden jewels di Jatim selain Bromo dan Ijen yang sudah lebih populer, ya.

 

Selain Tumpak Sewu, mana lagi spot wisata di Jatim yang paling Ayuma rekomendasikan?

Teman-teman wajib ke Taman Nasional Baluran, Banyuwangi. Walau lumayan jauh effort-nya kalau dari Surabaya ke Banyuwangi, banyak yang bisa dieksplor. Dari Baluran, bisa lanjut ke Hutan De Djawatan yang seperti di film The Hobbits itu. Lalu, ke Ijen.

 

Kalau yang pengin dikunjungi, tapi belum sempat karena keburu pandemi?

Oh, yang belum kesampaian, ke Gili Iyang. Pulau kecil di ujung Madura yang disebut memiliki kadar oksigen paling bagus. Lumayan perlu waktu dan effort ke sana, jadi belum sempat. Penasaran banget.

 

Ayuma aktif di gerakan sosial Senyum Desa. Boleh diceritakan?

Betul. Senyum Desa dibangun bareng-bareng pada 2017. Zaki sahabat saya pendirinya. Trigger-nya karena melihat kesenjangan masyarakat di kota dan di desa, khususnya anak-anak muda. Banyak yang merasa tidak punya kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Kita perlu memberikan motivasi sebesar-besarnya biar mereka nggak berhenti sampai bisa baca-tulis saja. Dengan pendidikan yang semakin tinggi, mereka bisa mendapat kesempatan kerja yang lebih besar.

 

Gambaran aktivitas Senyum Desa apa saja?

Kami membuka taman baca, mengajar, sharing motivasi. Ada pula cek kesehatan gratis. Juga, pelatihan untuk ibu-ibu dan remaja perempuan agar bisa membantu perekonomian keluarga. Teman-teman volunter Senyum Desa tersebar di Madura, Kalimantan, Bali, Lombok, dan banyak lainnya. Kami terhubung secara daring. Meski di Jakarta, saya tetap follow-up, rapat, dan sharing dengan pengurus wilayah.

 

Sejak pandemi, ada kebiasaan atau hobi baru Ayuma di waktu luang?

Sekarang jadi lebih sering nonton film karena memang suka nonton. Makin rajin berolahraga juga, terus kontak teman-teman di Surabaya dan keluarga pastinya. Memastikan semua sehat-sehat itu rasanya udah bahagia.

 

Resolusi dan harapan yang ingin dicapai pada 2021?

Goals yang sangat besar, tentu Miss Universe, seharusnya saya sudah berangkat ke sana 2020. Semoga dengan segala persiapan dan doa masyarakat Indonesia, saya bisa memberikan yang terbaik. Selain itu, kalau sudah selesai masa tugas, ingin ambil S-2 dan kembali berkarir di entertainment. Terima kasih 2020 sudah mengajarkan banyak hal, untuk lebih menghargai waktu, menghargai kesehatan, lebih dekat dengan keluarga. Welcome 2021, the life without pandemic. Semoga. (c7/nor)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer