Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batara, Mini Konser Jaga Konsistensi

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
RINDU RIUHNYA KONSER: Batara saat mengisi sebuah acara sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, termasuk Samarinda.
RINDU RIUHNYA KONSER: Batara saat mengisi sebuah acara sebelum pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, termasuk Samarinda.

KONSER, jadi salah satu yang paling dirindukan di kala pandemi. Tatkala wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) berakhir, panggung-panggung hiburan tentunya bakal kembali menghiasi. 


Advertisement

Ketika beberapa musisi mengalihkan aktivitasnya, bahkan ada yang tak lagi terjun di industri musik, bertahan dan berinovasi jadi kunci melawan pandemi. Salah satunya Batara. Band lokal Samarinda yang dibentuk sejak 2016 silam juga merasakan “ganasnya” virus tersebut. Bukan soal terpapar virus, aktivitas bermusik yang harus terhenti. “Enggak kami (Batara) aja sih, semuanya pasti merasakan, tapi kan harus bertahan di tengah terpaan ‘badai’,” ujar Windi, vokalis Batara.

Band yang digawangi Windi, Surya di jimbe, serta Wahyu sebagai drumer, serta beberapa additional player, tak ingin terjebak dengan kondisi pandemi. “Mungkin job enggak seperti dulu, sekarang ada tapi sangat jarang. Kalau ada pun harus dengan protokol yang ketat,” sambung Windi. Sajak resmi hadir menghiasi warna musik, band beraliran reggae itu selalu memberikan warna dalam musiknya. “Kami enggak ingin monoton, dan sudah tiga single yang bisa dinikmati para pendengar,” imbuhnya. Tiga single itu Ella e, LDR, dan Tentang Alam.

Perempuan berkulit putih itu menuturkan, Tentang Alam merupakan lagu yang paling cukup mengena untuk menggambarkan situasi Samarinda saat ini. “Wah, cocok banget itu. Bisa dilihat sendiri bagaimana maraknya aktivitas tambang, yang akhirnya memunculkan dampak buruknya, seperti banjir dan tanah longsor,” urainya. “Lagu itu sebenarnya ingin mengisyaratkan untuk selalu menjaga alam,” imbuhnya.

Advertisement

Nah, dalam waktu yang tak lama lagi, Windi cs bakal merilis single keempatnya. Bercerita tentang semangat anak muda. “Semangat yang pantang menyerah untuk menggapai mimpi-mimpinya, seperti kami, sangat ingin lagu-lagu bisa mendunia,” jelas Windi. Jika tak ada aral melintang, April mendatang lagu yang mengisahkan semangat anak muda itu bakal dirilis.

Windi menyebut, nongkrong sembari sharing bisa menambah kekuatan Batara untuk mampu melewati pandemi. “Tentunya untuk menjaga konsistensi juga sih,” sebutnya. Selain itu, untuk tetap eksis bagi penikmat lagu Batara, sebulan sekali band yang terbentuk dari Studio Batara itu menghibur lewat konser mini virtual. “Karena kami yakin kebersamaan itu membuat kuat, jadi begitu juga untuk terus menyapa penikmat musik kami,” kuncinya. (dra2/k16)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Onay Sajah Rilis “Beratnya Setengah Mati”, Lagu Tentang Perjuangan Hidup yang Menyentuh Hati

Musisi asal Balikpapan, Onay Sajah, kembali menyapa penikmat musik Indonesia melalui single terbarunya berjudul “Beratnya Setengah Mati”. Lagu yang resmi dirilis pada 3 Mei 2026 ini mengangkat kisah p

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer