Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Puasa Aman Pasien Diabetes Agar Terhindar dari Komplikasi Mata

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
ILUSTRASI. Jika gula darah tak terkontrol, pasien diabetes bisa mengalami komplikasi. Salah satunya adalah retinopati diabetik, yang berpotensi menyebabkan kebutaan. (Shutterstock)
ILUSTRASI. Jika gula darah tak terkontrol, pasien diabetes bisa mengalami komplikasi. Salah satunya adalah retinopati diabetik, yang berpotensi menyebabkan kebutaan. (Shutterstock)

Pasien diabetes memang menghadapi tantangan untuk berpuasa. Gula darah mereka harus stabil. Sebab jika gula darah tak terkontrol, pasien diabetes bisa mengalami komplikasi. Salah satunya adalah retinopati diabetik, komplikasi yang berpotensi menyebabkan kebutaan.


Advertisement

Dalam webinar bersama para ahli JEC Eye Hospitals and Clinics lewat JEC Eye Talks, membahas ‘Pengaruh Puasa Ramadan pada Kesehatan Mata dan Pengidap Diabetes’. Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Suharko Soebardi, SpPD – KEMD, Internist JEC Eye Hospitals and Clinics menjelaskan, yang membuat penyakit ini makin mengkhawatirkan, hampir dua per tiga penderita diabetes tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya. Artinya, kalangan ini sangat mungkin baru mengakses layanan kesehatan dalam kondisi terlambat (sudah dengan komplikasi).

“Terkait dengan organ mata, selain retinopati diabetik, diabetes juga memicu timbulnya katarak dan glaukoma. Perencanaan berpuasa menjadi kunci bagi penderita diabetes agar tetap bisa menjalankan ibadah selama Ramadan, dan terhindar dari risiko penyakit lanjutan lainnya,” katanya dalam webinar, Selasa (27/4).

Menurutnya penderita diabetes tetap bisa berpuasa dengan aman. Apa saja tipsnya?

Advertisement

Konsultasi

Syaratnya, mereka harus terus berkonsultasi dengan dokter ahli agar kondisi penyakitnya terus terpantau.
Pengecekan tersebut untuk memastikan sejauh mana batas pengidap diabetes boleh berpuasa.

Perencanaan

Advertisement

Perencanaan berpuasa sangatlah krusial dan bersifat individual. Dan tergantung tingkat diabetes masing-masing penderita. Tidak bisa disamaratakan. Dari tahap pemeriksaan itu, dokter bisa merekomendasikan modifikasi porsi asupan, termasuk dosis obat.

Monitoring Gula Darah

Selain itu, selama berpuasa, monitoring gula darah harus lebih sering dilakukan.

Gizi dan 3J (Jenis, Jumlah, Jam)

Pasien harus memahami penanganan diabetesnya, pengontrolan gizi, sampai kesehatan mata pasien penderita diabetes. Mereka juga harus disiplin dalam menjalankan 3J saat makan yakni Jenis, Jumlah, Jam, semuanya harus sesuai anjuran dokter. (jpc)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

Ribuan peserta dari berbagai komunitas lari memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam gelaran Health Fun Run yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bag

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer