
Artis Shandy Aulia tersandung kasus endorse judi online. Kamis (4/11) ibu satu anak tersebut memenuhi panggilan tim penyidik Polda Metro Jaya. Selama empat jam diperiksa, dia mengaku diberi 13 pertanyaan. Shandy tidak melakukan pembelaan atas masalah yang menimpanya itu. ’’Nggak ada. Ini kan sudah diproses hukum, ya diikutin aja,’’ katanya seusai diperiksa.
Yang pasti, dia berjanji kooperatif menjalani proses hukum yang berlaku. Shandy dipolisikan salah seorang followers-nya bernama Laura Aprilya Bakkara pada 26 Agustus lalu. Laporan tersebut terkait dengan dugaan mendistribusikan dan mentransformasikan judi online melalui media elektronik.
Sebagaimana diketahui, Laura dan Shandy memang sedang terlibat masalah. Shandy tak terima putri semata wayangnya, Claire Herbowo, disebut seperti binatang. Namun, Laura membantah telah menghina. Menurut dia, itu merupakan sebuah teguran. Merasa tak terima, perawat asal Manado itu juga melaporkan Shandy atas kasus dugaan pencemaran nama baik.
Shandy mengaku tidak mengenal Laura. Karena itu, dia belum tahu langkah apa yang akan diambil ke depannya. Termasuk rencana melaporkan balik Laura. ’’Sekarang saya mau fokus dulu menjalani proses yang ada ini,’’ tutur pemain film Eiffel... I’m in Love itu. (shf/c12/ayi)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

