Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Autodidak dan Belajar dari Pengalaman

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
BANGUN MIMPI: Bagi Firma, menjalankan usaha layaknya membangun mimpi. Dari lokal dan harapannya bisa dikenal secara nasional maupun internasional.
BANGUN MIMPI: Bagi Firma, menjalankan usaha layaknya membangun mimpi. Dari lokal dan harapannya bisa dikenal secara nasional maupun internasional.

TERJUN di dunia usaha memang bukan sesuatu yang baru bagi Hasni dan Firma. Mereka sudah merasakan berbagai gelombang dalam proses perjalanan bisnis yang mereka bangun.


Advertisement

Berkat ketekunan dan rasa pantang menyerah, membuat pasangan itu terus bangkit. “Saya bersyukur punya suami yang enggak banyak menuntut. Enggak cerewet juga, saya ingat banget ketika mulai usaha Pizza Zada ini uang kami cuma sisa Rp 700 ribu kalau enggak salah. Kami jadikan modal, beli alat dan bahan. Walau saat itu belum tahu nih bakal jadi apa enggak, tapi coba dulu,” beber Firma.

Karyawan mereka pun bertambah seiring waktu. Diakui jika sebelumnya pernah memulai usaha keripik kentang dan memiliki sales, Firma belajar dari pengalaman. Kala itu produk dan uang setoran dibawa lari beberapa karyawan.

“Makanya sekarang benar-benar kami manajemen banget. Termasuk saya juga sudah punya staf untuk bagian HRD. Tim produksi, tim sales, itu semua sudah dibagi. Tujuan kami juga untuk menyejahterakan. Tentu ada sistem bonus, reward tergantung hasil kinerja karyawan,” lanjutnya.

Advertisement

Selain itu, dia juga menerapkan standar operasional terhadap seluruh karyawan. Termasuk bagian produksi. “Kami sih enggak takut misal resep diambil. Semua ada timnya masing-masing. Yang buat adonan, yang manggang, yang ngasih topping. Misal resep sama, belum tentu bisa masarkan juga kan,” kata dia.

Apa yang mereka lakoni sekarang tidak lain karena belajar dari pengalaman. Bagaimana kembali membangun dan mempertahankan bisnis. Termasuk Firma yang mengaku banyak belajar terkait manajemen usaha.

“Jadi saya ikut kursus atau seminar online. Kami juga punya mentor bisnis yang bantu sampai bisa seperti ini,” sebut Firma. Meski usahanya terbilang baru, tahun depan, mereka bersiap untuk melebarkan sayap lebih lebar.

Advertisement

Yang tentu berpengaruh pada peningkatan sumber daya manusia. “Pengin ada dua kantor cabang di Samarinda. Jadi nanti total ada lima cabang. Mau punya stand atau booth nambah sepuluh, kan sekarang sudah ada dua. Juga tambah satu outlet lagi. Semoga bisa di 2022, amin,” pungkasnya. (rdm)

 

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer