Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Apel Washington hingga Bikin Gazebo di Lapas

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Angelina Sondakh menangis usai bebas dari penjara (Istimewa)
Angelina Sondakh menangis usai bebas dari penjara (Istimewa)

”Nanti Ibu ditelepon sama orang kita ya? Tapi apel Washington ya, Bu,” kata Mindo Rosalina Manulang alias Rosa, direktur marketing Permai Group. Pesan singkat yang dikirim melalui BlackBerry Messenger (BBM) pada 19 Juni 2010 itu diterima Angelina Patricia Pingkan Sondakh alias Angie. ”Ok. Berapa kilo?” kata Angie menjawab pesan tersebut.


Advertisement

Percakapan itu merupakan bukti yang dibeberkan jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta 2012 silam. Apel Washington itu merupakan kode yang digunakan Rosa untuk mengganti istilah uang dolar. Selain apel Washington, ada pula kode apel malang yang muncul dalam percakapan tersebut. Istilah itu untuk mengganti kata uang rupiah.

Selain ramai jadi perbincangan, apel Washington dan apel malang itu jadi petunjuk kuat adanya aliran dana dari Permai Group kepada Angie. Waktu itu, Angie menjabat sebagai anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat yang menjadi mitra kerja Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Angie juga tercatat sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Pada 2013 Angie divonis bersalah dalam kasus korupsi pembangunan wisma atlet. Angie lantas menempuh serangkaian proses hukum, mulai dari banding, kasasi dan peninjauan kembali (PK). Di tahap PK, hukuman yang diberikan berupa 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Serta uang pengganti sebesar Rp 2,5 miliar dan USD 1,2 juta subsider satu tahun penjara.

Advertisement

Kamis (3/3), Angie menghirup udara bebas setelah hampir 10 tahun menjalani hukuman penjara. Sebelumnya, mantan istri Adjie Massaid itu mendekam di Lapas Perempuan Jakarta. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menyebut Angie mendapatkan fasilitas cuti menjelang bebas (CMB) dan bisa keluar dari lapas.

Angie tercatat mendapatkan remisi Dasawarsa sebanyak tiga bulan pada 14 Agustus 2015 lalu. Remisi itu diberikan kepada seluruh narapidana. Tidak terkecuali Angie. ”Apabila denda dan uang pengganti dibayar lunas, sebenarnya Angelina Sondakh bebas 27 April 2022,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti kepada Jawa Pos, kemarin.

Secara teknis, Angie mestinya bebas pada 29 Oktober 2021 lalu setelah mendapatkan remisi Dasawarsa. Namun hukuman penjara itu ditambah empat bulan lima hari karena Angie tidak sanggup membayar sisa uang pengganti, yakni sebesar Rp 4,538 miliar. Angie memilih hukuman kurungan untuk ‘melunasi’ uang pengganti tersebut.

Advertisement

”Angline Sondakh dinilai telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk diberikan CMB,” kata Rika. Selama menjalani CMB, Angie akan menjadi klien pemasyarakatan dengan bimbingan lanjutan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jakarta Selatan selama tiga bulan. ”(Saat keluar lapas) Angelina Sondakh menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,” imbuh Rika.

Rika menambahkan selama di dalam lapas Angie aktif mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian. Diantaranya menggambar desain mukena dan kerudung yang diproduksi Rutan Pondok Bambu. Kemudian menjahit dan membatik. Angie pun sempat bergabung dalam kelompok tani di lapas. Dia aktif berkebun dan bertani.

Selain itu, Angie juga memiliki kesibukan memelihara burung hias dan ayam hias selama bergabung dengan kelompok peternak. Mantan Putri Indonesia itu juga bergabung dalam kelompok konstruksi pemula yang memiliki kegiatan membuat gazebo dan tempat duduk bambu. ”Juga tergabung dalam kelompok one day one juz (kegiatan rohani, Red),” paparnya.

Selain Angie, mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum juga dikabarkan akan menuntaskan masa hukumannya. Saat ini, napi yang juga terjerat kasus korupsi wisma atlet itu mendekam di Lapas Sukamiskin Bandung. Merujuk putusan PK, Anas dihukum delapan tahun penjara. Jika dihitung dari sejak masa penahanan 14 Januari 2014 lalu, maka Anas akan bebas pada tahun ini.

Usai bebas, Angie bergegas menuju apartmentnya di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, dia melepas rindu dengan keluarga yang ada di sana. Terutama putra sematawayangnya dari Adjie Massaid, yakni Keanu Jabaar Massaid. Kuasa hukum Angie, Khaerudin menceritakan bahwa suasana penyambutan kepulangan kliennya itu berlangsung haru. Keanu menyambut sang ibunda dengan seuntai bunga. "Keanu nunggu depan pintu, langsung meluk Mbak Angie," katanya.

Angie juga memanfaatkan momen tersebut untuk meminta maaf kepada kedua orang tuanya, Lucky Sondakh dan Sjul Kartina Dotulong. Puteri Indonesia 2001 itu menyadari kesalahannya di masa lalu yang menyebabkan dirinya terkurung di balik jeruji besi.

"Mbak Angie langsung sujud ke Oma dan Opa. Minta maaf atas kesalahannya dan dengerin nasihat-nasihat," papar Khaerudin. Setelah kangen-kangenan sembari menyanyap sarapan masakan Manado, Angie dan keluarga berziarah ke makam suami tercintanya, Adjie Massaid di TPU Jeruk Purut, Jakarta. Di sana, Angie ditemani oleh puti sambungnya, Aaliyah Massaid. Tangis Angie pecah saat tiba di lokasi. Sembari memeluk batu nisan, Angie mencurahkan isi hatinya yang lama terpendam. Dia merasa berdosa membiarkan buah cinta mereka besar tanpa bimbingannya.

"Aku minta maaf sudah ninggalin anak-anak. Sepuluh tahun aku tinggalin mereka," ucap Angie. Lalu, Angie bersama kedua anaknya memanjatkan lantunan doa di samping pusara. "Aku pulang dulu ya. Love you," kata Angie mengucapkan salam perpisahan untuk suaminya.

Dia juga menyempatkan diri berziarah ke makam orang tua Adjie yang masih berada di dalam satu komplek. Kepada Khaerudin, Angie berpesan untuk tidak lagi membahas isu-isu politik. Perempuan kelahiran Australia, 44 tahun silam tersebut mengaku takut untuk berkecimpung di dunia politik lagi. "Dia pernah bilang sama saya, trauma pada politik. Dia nggak mau lagi bicara-bicara soal politik," ungkap Khaerudin. (Tyo/Shf)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer