
Setelah Doni Salmanan resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus investasi bodong, kini nama sang istri Dinan Nurfajrina pun ikut terseret. Senin (14/3) Dinan seharusnya menjalani pemeriksaan perdana sebagai saksi di Bareskrim Polri.
Namun, selebgram itu mangkir dengan alasan sakit. Dihubungi lewat sambungan telepon, tim kuasa hukum Doni membenarkan kabar tersebut. Ikbar Firdaus mengatakan bahwa kondisi Dinan saat ini drop karena kelelahan sehingga tidak bisa memenuhi panggilan penyidik. ’’Lagi meler (pilek, Red). Tiga hari kemarin kan penyitaan,’’ kata Ikbar.
Dengan dalih tersebut, pihaknya mengajukan penjadwalan ulang kepada kepolisian. Selain dengan surat resmi, dia mengaku sudah menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan secara lisan sehari sebelumnya. Tepatnya ketika tim penyidik melakukan proses penyitaan aset berharga di kediaman kliennya di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (13/3).
’’Suratnya sudah ada per hari ini. Tadi malam juga udah bilang ke penyidik saat tanda tangan surat sita barang bukti,’’ papar Ikbar.
Bukan cuma Dinan, manajer pasangan yang baru menikah itu, yakni EJS, juga ikut mangkir dengan alasan yang sama.
Sementara itu, Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Gatot Repli Handoko menuturkan, istri dari tersangka DS memang belum bisa menghadiri pemeriksaan di Bareskrim. Penyidik akan menjadwal ulang pemeriksaannya. ’’Masih dijadwal,’’ ujarnya.
Untuk alasan tidak hadir dalam pemeriksaan, diketahui bahwa saudari DNF masih mendampingi penyidik yang melakukan penyitaan aset di Bandung. ’’Jadwalnya belum ya,’’ paparnya.
Kasus judi online berkedok trading itu mulai terungkap setelah Indra Kenz yang merupakan afiliator Binomo dilaporkan oleh delapan korbannya pada 3 Februari. Setelah Indra ditetapkan sebagai tersangka, Doni yang merupakan afiliator Quotex menyusul. Keduanya kini tengah mendekam di Rutan Mabes Polri. (shf/idr/c17)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

