Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masa Inkubasi Cacar Monyet 6-16 Hari, Ketahui Cara Mencegahnya

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet. (Brian W.J. Mahy/Handout via Reuters/Antara)
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet. (Brian W.J. Mahy/Handout via Reuters/Antara)

Penyakit cacar monyet atau monkeypox kini menyebar di puluhan negara di dunia. AS dan Eropa menjadi negara paling banyak melaporkan kasus. Masa inkubasi cacar monyet biasanya bisa timbul 6 sampai 16 hari. Tetapi juga dapat mencapai 5 sampai 21 hari.


Advertisement

Fase awal gejala yang terjadi pada 1 sampai 3 hari yaitu demam tinggi, sakit kepala hebat, limfadenopati atau pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung, nyeri otot, dan lemas. Limfadenopati dapat dirasakan di leher, ketiak atau selangkangan.

“Biasanya diperlukan waktu hingga 3 minggu sampai periode lesi tersebut menghilang dan rontok lalu sembuh,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam keterangan resmi, Kamis (26/5).

Dalam 1-3 hari setelah gejala awal atau fase prodromal, akan memasuki fase erupsi berupa munculnya ruam atau lesi pada kulit biasanya dimulai dari wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya secara bertahap. Ruam atau lesi pada kulit ini berkembang mulai dari bintik merah seperti cacar (makulopapula), lepuh berisi cairan bening, lepuh berisi nanah, kemudian mengeras atau keropeng lalu rontok.

Advertisement

Data Kemenkes menyebutkan, Monkeypox biasanya merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 14-21 hari. Seseorang yang terinfeksi berisiko menularkan Monkeypox sejak timbulnya ruam atau lesi. Setelah semua keropeng rontok, seseorang sudah tidak berisiko menularkan lagi.

Cara Mencegahnya

Menurut dr. Syahril, upaya pencegahan untuk masyarakat, jika mengalami gejala demam dan ruam harap memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat. Masyarakat diimbau mematuhi protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Advertisement

WHO menetapkan cacar monyet saat ini menjadi penyakit yang memerlukan perhatian masyarakat global.Sebab sebagian besar kasus dilaporkan dari pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara endemis.

“Sebagian kasus berhubungan dengan adanya keikutsertaan pada pertemuan besar yang dapat meningkatkan risiko kontak baik melalui lesi, cairan tubuh, droplet, dan benda yang terkontaminasi. Maka sebaiknya menghindari hal itu,” tegasnya. (jpc)

 

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

Ribuan peserta dari berbagai komunitas lari memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam gelaran Health Fun Run yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bag

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer