Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ifa-Kamila Siap Hadirkan Kisah Penuh Makna

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
TENTANG INDUSTRI KRETEK: Ifa Isfansyah dan Kamila Andini bersama para pemain Gadis Kretek, Putri Marino, Aryo Bayu, Dian Sastrowardoyo, Arya Saloka, dan showrunner Gadis Kretek Shanty Harmayn. NETFLIX
TENTANG INDUSTRI KRETEK: Ifa Isfansyah dan Kamila Andini bersama para pemain Gadis Kretek, Putri Marino, Aryo Bayu, Dian Sastrowardoyo, Arya Saloka, dan showrunner Gadis Kretek Shanty Harmayn. NETFLIX

Proyek penggarapan serial Gadis Kretek masih jadi perbincangan hangat di media sosial. Selain karena adaptasi dari novel laris yang berjudul sama, Gadis Kretek juga dibanjiri sederet aktor dan aktris ternama Indonesia. Dian Sastrowardoyo, salah satunya. Istri Indraguna Sutowo itu berperan sebagai Dasiyah. Seorang perempuan visioner yang dikenal karena kemampuannya meracik saus rokok kretek yang sedap.


Advertisement

Kemudian, ada Ario Bayu yang menjadi Soeraja, seorang pria yang tidak berniat mencemplungkan diri ke dalam industri kretek. Namun, akhirnya Soeraja justru meninggalkan warisan yang berharga untuk keturunan-keturunannya.

Putri Marino mendapat peran sebagai Arum. Yakni, seorang gadis independen yang penuh dengan rasa ingin tahu. Sementara itu, Arya Saloka juga terlibat berperan sebagai anak bungsu Soeraja bernama Lebas yang memilih hidup dengan caranya sendiri.

Serial yang merupakan alih wahana dari novel karya Ratih Kumala itu juga diperkuat Tissa Biani, Ine Febriyanti, Ibnu Jamil, Winky Wiryawan, Sheila Dara, Rukman Rosadi, Nungki Kusumastuti, Dimas Aditya, Pritt Timothy, dan Tutie Kirana.

Advertisement

Showrunner Shanty Harmayn mengakui, dipercaya menggarap serial orisinal Netflix itu merupakan sebuah prestasi untuknya. Sebab, akar cerita yang diangkat dalam Gadis Kretek mengenai Indonesia. Yakni, menggambarkan penggalan-penggalan sejarah bangsa di masa lalu. ’’Tentu kami, khususnya saya, sangat bangga dapat membawa kisah yang indah ini ke layar kaca,’’ tutur Shanty dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos kemarin (14/7).

Tanya Yuson selaku penulis skenario menambahkan bahwa semua tokoh di dalam novel Gadis Kretek memiliki beragam kepribadian yang unik dan kuat. Juga, perjalanan hidup yang menggugah. Hal itu, menurut dia, menjadi salah satu jaminan serial Gadis Kretek dapat memuaskan hati penonton kelak. ’’Mengerjakan ini merupakan hal yang pastinya menggembirakan dan luar biasa. Kami pun nggak sabar menghadirkannya segera,’’ ujar Tanya.

Pasangan suami istri Ifa Isfansyah dan Kamila Andini yang ditunjuk untuk menyutradarai Gadis Kretek menjadi daya tarik tersendiri untuk serial tersebut. Sebab, karya keduanya sudah mendunia dan konsisten dengan ciri khasnya tersendiri. Kamila menyampaikan, cerita yang disajikan Gadis Kretek menangkap sebuah masa penting dalam industri rokok kretek dengan berbagai peristiwa.

Advertisement

Mulai sejarah awal masuk industri rokok kretek di Indonesia hingga dapat mengubah jalan hidup banyak orang. Meski berlatar belakang sejarah, series Gadis Kretek juga menambahkan bumbu-bumbu romansa di dalam ceritanya. ’’Ya, termasuk munculnya sebuah cerita yang mengharukan,’’ ucapnya.

Kamila yakin serial itu mendapat porsi di hati para penonton. Menurut dia, hal tersebut disebabkan Gadis Kretek memiliki alur cerita yang kuat. ’’Bersama para pemeran dan set yang luar biasa, kami percaya bisa memberikan kisah yang penuh makna,’’ jelas dia.

Penulisan skenario series Gadis Kretek juga menggandeng Ratih Kumala, Kanya K. Priyanti, dan Ambaridzki Ramadhantyo. Saat ini penggarapan masuk tahap produksi dan dijadwalkan tayang pada 2023. (shf/c12/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer