Dan mereka sudah dikaruniai satu anak cowok. “Untuk suami jelas tak ada masalah, dia anak band juga. Kalau anak, karena masih kecil belum ada tanggapan apa-apa sih. Nggak tahu kalau nanti sudah besar,” ujarnya terkekeh. Menjadi ibu, istri dan vokalis band metal malah membuat hidupnya penuh energi.
Baginya semua itu bisa dijalankan secara beriringan dengan porsinya masing-masing.
“Secara beriringan, keluarga dan band tetap jalan. Sebagai ibu di rumah dan sebagai manusia dengan passion-nya,” katanya. Masih tentang keluarga, menurutnya, fase paling menantang dalam karir bermusiknya adalah ketika berbadan dua. “Kalau yang paling menantang, ketika sedang hamil. Karena sama sekali tidak bisa berkompromi untuk latihan dan manggung. Tapi teman-teman band sangat mendukung dan mau rehat sementara waktu,” ujarnya.
Ditanya target, Sarah pengin terus berkarya di dunia musik. Ia juga merasa bersyukur sebab NDIO masih eksis dan solid meski sudah belasan tahun berjalan. “Dalam hal ngeband, yang pasti mau bikin karya terus. Tak tahu sampai kapan, karena sejauh ini masih solid. Masih semangat bikin lagu dan manggung. Walaupun sudah sibuk dengan pekerjaan dan keluarga masing-masing,” pungkasnya. (rvn/gr/fud)


