“Jika tidak mencoba, kita tak tahu makna penting dari sebuah proses. Jadi jangan takut dulu,” pungkasnya. (tia/gr/fud)

MELUKIS bukan sekadar hobi, tapi bentuk luapan emosi. Itulah yang dirasakan Innasya Pritama Tania Dewi, Galuh Kebudayaan Banjar Wakil V Kalimantan Selatan 2022. Bermula dari kegemaran corat coret di buku gambar, hingga Tania kecil meyakini bahwa melukis merupakan bagian dari jati dirinya.
“Sejak SMA kutemukan jati diri di bidang melukis, dan mulai berkarya di kanvas,” kata gadis 20 tahun itu kepada Radar Banjarmasin. Lukisan Tania beraliran ekspresionisme. Menonjolkan kepekaan seniman dalam mengekspresikan rasa dan spontanitas saat melihat objek lukisan.
Tak terhitung jumlah lukisan yang sudah ia buat. Mahasiswi Universitas Negeri Malang itu bahkan pernah membuat pameran tunggal. “Januari lalu, di Dharma Coffee Banjarmasin,” sebutnya.
Tania juga kerap ikut berpartisipasi dalam pameran-pameran lukis. Baginya, sebuah kebanggaan bagi seorang seniman, bisa menampilkan karyanya untuk dinikmati banyak orang.
Pendidikan yang saat ini ia jalani semakin mengasah kemampuannya. Lewat jurusan Desain Komunikasi Visual, Tania semakin memahami tentang ilmu-ilmu terapan visualisasi. “Baik itu visualisasi warna, etika desain dan sebagainya,” ujar Galuh Banjar Wakil V Kota Banjarmasin 2021 itu. Alumni SMAN 7 Banjarmasin itu menyimpan mimpi. Mengajak anak muda, terutama kaum perempuan dengan passion serupa untuk maju bersama.
“Membuktikan bahwa perempuan dengan hobi melukis juga berdaya saing,” tegas Tania. Ia juga berpesan kepada pemuda-pemudi Banua, agar tak takut mencoba, menggali potensi diri selagi muda.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

