Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Penyebab Stunting Pada Anak, Ternyata Bisa Bermula Sejak Dalam Kandungan

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Istimewa
Istimewa

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Anak yang terkena stunting akan memiliki ciri fisik yang terlihat, yakni tubuhnya akan lebih pendek jika dibandingkan dengan anak seusianya. Pola pemikiran anak yang mengidap stunting juga mengalami keterlambatan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting antara lain:


Advertisement

1. Kekurangan Asupan Gizi Saat Masa Kehamilan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 20 persen kasus stunting sudah terjadi sejak anak di dalam kandungan. Hal yang menyebabkan kejadian tersebut adalah kurangnya asupan gizi yang memadai.

2. Pola Makan yang Tidak Seimbang

Advertisement

Kurangnya konsumsi buah-buahan, sayuran, dan sumber protein yang tidak seimbang dapat menyebabkan anak kekurangan nutrisi penting dalam masa pertumbuhan. Konsumsi ikan oleh ibu dan ayah juga menjadi salah satu faktor penting bagi tumbuh kembang anak.

3. Perawatan Pasca Melahirkan yang Kurang Memadai

Pasca melahirkan, sang ibu memerlukan perawatan yang harus memadai. Hal ini berpengaruh pada kualitas dan kuantitas ASI yang dihasilkan oleh ibu. Perawatan pasca melahirkan bagi ibu yang kurang memadai dapat memicu kelelahan kronis hingga mengalami sindrom baby blues

Advertisement

4. Gizi Anak yang Kurang Terpenuhi

Pada dua tahun pertama kehidupannya, anak perlu mendapatkan nutrisi yang cukup dan memadai. Nutrisi yang tidak cukup biasanya disebabkan oleh pola makan yang buruk, makanan pendamping ASI yang kurang berkualitas hingga tidak mendapatkan ASI eksklusif.

5. Sering Terkena Penyakit

Anak yang memiliki imunitas lemah akan sering jatuh sakit. Hal ini berakibat pada terhambatnya proses pertumbuhan hingga bisa mengakibatkan stunting.

6. Sanitasi yang Kurang Baik

Hal ini berkaitan dengan kualitas imun tubuh, apabila kekurangan air bersih maka akan mudah terserang penyakit termasuk stunting. 

7. Kurangnya Akses Layanan Kesehatan

Pemeriksaan rutin seperti imunisasi dan perawatan kesehatan anak merupakan fakotr penting dalam masa pertumbuhan anak. Apabila layanan kesehatan tersebut sulit untuk dijangkau, maka tidak menutup kemungkinan meningkatnya resiko stunting yang akan dialami oleh seorang anak.

Jika anak telah didiagnosis terkena stunting, maka harus segera dibawa ke akses layanan terdekat agar mendapat penanganan yang sesuai. Stunting yang tidak segera mendapat penanganan bisa memicu adanya gangguan perkembangan otak, penyakit metabolik dan rendahnya imun tubuh.***

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat lewat Health Fun Run

Ribuan peserta dari berbagai komunitas lari memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (28/6), dalam gelaran Health Fun Run yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bag

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer