Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nadin Amizah Isi OST Gadis Kretek

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Nadin Amizah
Nadin Amizah

Di Gadis Kretek, Nadin Amizah didapuk sebagai pengisi soundtrack. Dia membawakan ulang salah satu lagu terbaik Chrisye, Kala Sang Surya Tenggelam. Selain itu, lagu karyanya, Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat, juga dipilih sebagai lagu tema serial Netflix tersebut. Dalam konferensi pers pengumuman lagu tema Gadis Kretek di Casakhasa Kemang, Jakarta Selatan, (29/9), sutradara Kamila Andini menyatakan, Nadin dipilih karena merupakan salah satu musisi idolanya.


Advertisement

Kamila menceritakan telah mengikuti musisi pemilik empat piala AMI Awards itu sejak lama. Suara Nadin dinilai mampu mewakili dan mendampingi kisah para karakter perempuan di Gadis Kretek. ”Karena ceritanya tentang women empowerment, aku ingin punya suara perempuan dengan sense of femininity yang kuat. Nadin bisa merepresentasikan itu dengan baik," paparnya.

Terkait pemilihan lagu, sutradara Before, Now & Then (Nana) itu pun merasa, Kala Sang Surya Tenggelam milik Chrisye cukup kompleks, tapi tetap indah. Sekaligus mewakili cerita Dasiyah dan Soeraja, yang diperankan Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu, sepasang kekasih yang kehilangan arah, serta beragam metafora yang ditampilkan di serial sepanjang lima episode itu.

”Cara (almarhum Chrisye, Red) membawakan lagu serta aransemennya sangat magis. Liriknya juga ditulis dari sudut pandang orang ketiga dengan puitis, magis, tapi juga kelam," imbuh Kamila.

Advertisement

Lantaran ”bangunan" lagu yang sudah apik, Nadin mengungkapkan, Kala Sang Surya Tenggelam versinya tak bakal jauh berbeda dengan versi orisinalnya. Pengarah musik Gadis Kretek sekaligus produser lagu Ricky Lionardi pun tidak banyak menggubah karya tersebut. Hanya menyesuaikan nuansa lagu dengan latar serial di era lampau.

Meski demikian, Nadin mengakui, hal itu menjadi tantangan baru buatnya. Dia menceritakan, tiga verse dan chorus di lagu tersebut cukup datar. ”Kalau sebagai musisi yang ’mengepalai’ karya sendiri, aku ingin lagu itu dibawakan lebih dramatis. Tapi, karena di proyek kerja sama dengan banyak kepala, aku enggak bisa beropini sendiri," ujarnya.

Nadin mengaku bangga Kala Sang Surya Tenggelam yang dibawakan bukan dengan gaya Nadin biasanya mampu berpadu apik dengan cerita. ”Aku senang, lagu itu enggak overpowering cerita dan adegan yang ada," imbuhnya.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Tissa Biani, pemeran Rukayah di Gadis Kretek, juga memuji dua lagu Nadin di serial tersebut. ”Pastinya, lagunya akan mendramatisasi adegan-adegan dalam serialnya. Kami, para pemain, menjalankan tugas sebaik mungkin dan didukung lagu, aku yakin adegannya akan makin seru dan dalam," ungkapnya.

Kekasih musisi Dul Jaelani itu menyatakan, Gadis Kretek menjembatani kisah lintas generasi dengan baik. Plus, mengemas konflik berlapis-lapis dengan apik. ”Aku yakin sih, generasi muda bakal sangat bisa menikmati serial ini," lanjutnya.

Kamila optimistis Gadis Kretek versi serial bakal memuaskan penontonnya. Baik yang sudah maupun yang belum membaca novelnya. Dia sendiri menilai proses kreatif pengerjaan serial itu membuatnya makin mengenal Indonesia. Namun, Kamila tidak ingin terjebak pada penceritaan yang terpaku di era lampau saja.

”Penginnya, Gadis Kretek bisa multizaman. Sehingga bisa diakses penonton dari beragam generasi dan latar. Kami sejak awal tidak mau serial ini seakan jadi ’mesin waktu’ ke masa lalu saja," tegasnya. (fam/c9/ayi)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer