Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggrek, Cinta Pertama Syabina

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
Gusti Alam Puan Syabina
Gusti Alam Puan Syabina

Bunga anggrek melejitkan nama Gusti Alam Puan Syabina. Dara 17 tahun itu didaulat menjadi Duta Anggrek Banjarmasin.


Advertisement

Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin

SEJAK kecil Syabina sudah karib dengan anggrek. Di rumah neneknya, anggrek beragam jenis tumbuh. Jadi dia jatuh cinta pada pandangan pertama. “Nenek punya green house sendiri. Di dalamnya ada begitu banyak tanaman. Tapi mayoritas adalah anggrek,” tuturnya (29/9).

Ada satu cerita semasa Syabina masih kecil. “Waktu kecil, saat itu masih SD, saya mengira anggrek harus disiram setiap hari agar cepat tumbuh besar,” ujarnya. “Eh, bukannya tumbuh subur, anggrek yang saya tanam malah mati,” imbuhnya sedih. Rasa cintanya semakin menjadi-jadi ketika dia masuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri II Tanah Laut. 

Advertisement

Sekolah di Pelaihari itu menanam banyak anggrek. Hingga menyabet predikat Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup. “Saya tergabung di OSIS. Dan sekolah kami menanam banyak anggrek bulan,” kisahnya.Bagi Syabina, dibandingkan dengan bunga lainnya, anggrek memiliki banyak keunikan. Dari segi corak maupun bentuk.

“Segi budidaya, tanaman ini mengajarkan kita kesabaran. Dari segi ekonomi juga sangat menjanjikan,” jelasnya. Di kediamannya, Syabina punya green house kecil. Di sana dia menanam anggrek. “Ada tiga jenis yang saya tanam. Anggrek kolopaking, bulan, dan anggrek silangan,” sebutnya.

Pada akhir pekan, Sabtu dan Ahad, bersama keluarganya dia merawat anggrek-anggrek tersebut.“Saya suka anggrek Dendobrium Junjung Buih. Anggrek satu ini tumbuh di Banjarmasin. Sangat khas,” ungkapnya.

Syabina bersedia berbagi tips untuk pembaca yang pengin memelihara anggrek. Pertama-tama tentukan dulu bibit anggrek apa yang mau ditanam. “Perhatikan pula media tanamnya dan kebersihannya. Dan harus banyak belajar. Bisa dengan cara bergabung ke komunitas pencinta anggrek,” sarannya.

Sebagai Duta Anggrek, Syabina mengemban misi mengajak generasi muda untuk melestarikan anggrek. “Termasuk menghilangkan stigma bahwa menanam anggrek itu mahal dan susah,” tegasnya. Untuk mencapai itu, tentu dia perlu berkampanye. Syabina pun mengandalkan media sosial miliknya. 

Advertisement

“Kebetulan saya konten kreator di TikTok dan Instagram,” ujarnya. “Apa yang saya lakukan dikolaborasikan dengan program kerja duta lainnya. Supaya hasilnya bisa maksimal,” tambahnya. “Mohon doanya, ya!” tutupnya. 

Gusti Alam Puan Syabina adalah Duta Anggrek Banjarmasin pertama. Dia menyisihkan lima finalis lainnya. Syabina terpilih pada 22 September 2023 lalu di Festival Anggrek Seribu Sungai di Kampung Ketupat, Banjarmasin Tengah. Festival itu satu rangkaian dengan perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-497. 

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berpesan, Duta Anggrek hendaknya bukan dinilai dari fisik. Sebab dia harus memiliki wawasan yang luas tentang anggrek.“Pengetahuan, kecintaan dan kekuatan. Menjadi seorang Duta Anggrek harus bisa menceritakan tentang anggrek-anggrek yang ada,” pesannya. Sebab misi besarnya adalah kampanye pelestarian keanekaragaman hayati.

“Pada kesempatan lain, ia juga harus memiliki pribadi yang mempesona. Punya etika dan karakter yang baik,” tuntut Ibnu kepada Syabina. (war/az/fud)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer