Terinspirasi Warisan Benda, Kursien Karzai Bermain Motif Batik dan Tenun untuk Koleksi 10 Tahun Berkarya

Dalam panggung mode, warisan budaya Indonesia memang sering menginspirasi para desainer dalam menciptakan karyanya. Termasuk Kursien Karzai, yang mengambil inspirasi dari warisan budaya untuk koleksi istimewa 10 tahun berkarya.
Sesaat sebelum peragaan tunggal di Jakarta, Kursien Karzai mengungkapkan, koleksi 10 tahun berkarya ini mengaplikasikan motif tenun dari indonesia timur dan motif batik truntum. Masing-masing dituangkan dalam teknik embrodery di atas kain organza. Lalu ada pula teknik printing yang diaplikasikan di atas kain satin.
Bagi Kursien, 10 tahun berkarya merupakan sebuah proses pematangan koleksi dan menjadi langkah nyata dedikasinya di industri fashion tanah air. “Dengan menjadikan budaya adalah identitas bangsa dalam setiap koleksi saya,” ujar Kursien.
Koleksi ini terdiri dari 3 sequence. Pertama, terlihat koleksi busana modest berupa dress, abaya, blouse, blazer dengan teknik print motif tenun sumba dan batik truntum. Di sequence pertama ini, Kursien berrmain dengan warna alam yang cenderung gelap. Yakni hitam, cokelat, denim blue, dan lime green.
Sedangkan, Sequence kedua dan ketiga, deretan busana modest hadir dengan teknik bordir, yang memadukan pleats. Terdiri dari dress, abaya, outer dengan look yang lebih feminin.
Pemilihan warna pun lebih lembut seperti sage, off white lilac, dan turqoise. Untuk memberi pilihan tegas warna hitam dan navy menjadikan pelengkap dalam koleksi ini.
Bahan yang di gunakan adalah satin dengan texture yang lembut dan dingin. Pemilihan material organza dan tulle menjadi paduan sempurna untuk kesan feminin dan romantic(*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

