Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cita-Cita Pramugari, Malah Jadi Dokter

i
Penulis: izak-Indra Zakaria❯
dr Amalia Ahdiah
dr Amalia Ahdiah

MESKI cita-citanya semasa kecil tak kesampaian, dr Amalia Ahdiah tak keberatan dengan profesinya sekarang. Menjadi seorang dokter kecantikan.


Advertisement

Di sekolah dulu, Amalia memang berprestasi secara akademik. Saat SMP dan SMA, dia pernah dinobatkan sebagai Pelajar Teladan Kalsel.Amalia juga pernah mewakili Kalsel di ajang Olimpiade Fisika.Prestasi itu mengantarkannya pada kontes Nanang Galuh 2008. Dari situ, perempuan kelahiran Jakarta tahun 1987 itu mulai menyukai dunia modeling dan fashion.

"Awalnya pengin jadi pramugari. Dalam perjalanan, terbuka pikiran untuk menjadi dokter. Alhamdulillah, dengan profesi ini saya bisa menolong orang," katanya kepada Radar Banjarmasin, Jumat (15/12). 

Kerap tampil di peragaan busana, wajar bila Amalia dituntut menjaga penampilan. Hingga dia mengambil jurusan estetika untuk dokter yang konsen pada perawatan kulit dan kecantikan. Bukan hanya kuliah di Indonesia, ia juga pernah belajar di Thailand.

Advertisement

"Saya punya prinsip, masa depan adalah apa yang kamu lakukan hari ini, bukan besok," kata pemilik klinik Galuh Banjar Aesthetic Amuntai dan Banjarbaru itu. Soal salon kecantikan, Amalia menyoroti ramainya filler, botox, dan tanam benang. Ia berharap kaum hawa lebih mawas.

"Itu pekerjaan berbahaya. Hanya tangan dokter estetika atau spesialis kecantikan yang boleh melakukannya," tegasnya. Amalia tak ingin, perempuan yang pengin tampil cantik, malah berakibat fatal. "Jangan sampai karena tak sesuai dengan kompetensi salon, malah membahayakan diri," pesannya. (*)

Advertisement
Editor : izak-Indra Zakaria
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer